go green
Universitas Narotama Peduli

LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19


Ka.LPPM

Dr. Ir. Sri Wiwoho Mudjanarko ST., MT., IPM.
Direktur Kemahasiswaan

Andi Pontjo Wiyono, SH.,MH

Recent Issues

Dinkes Ungkap 52 Orang di Jakarta Diobservasi Terkait Corona

Dinkes Ungkap 52 Orang di Jakarta Diobservasi Terkait Corona

18 Februari 2020, 09:00:00

Jakarta -- Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengumumkan sempat melakukan observasi kepada 52 orang di Jakarta karena suspek corona atau Covid-19 beberapa hari lalu.

Setelah observasi, 52 orang suspek ini dinyatakan negatif corona. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia setelah observasi selesai.

"Sejak tanggal 12 Februari 2020 kami melakukan pengamatan pada 52 orang yang berisiko (suspek) di DKI Jakarta dan sejauh ini tidak ada yang terkonfirmasi positif menderita COVID-19," kata Dwi kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (15/2).

Namun dia menjelaskan observasi itu berupa pemeriksaan setiap hari terhadap warga dengan tatap muka.

Dwi menjelaskan puluhan orang ini terdiri dari Warga Negara Asing (WNA) dan Warga Negara Indonesia (WNI). Namun ia tak menjelaskan lebih lanjut asal negara dan jumlah WNA yang sempat diperiksa tersebut.

"Ada dari dalam dan luar negeri. Keduanya kan dari negara mana pun tetap kita layani pemeriksaan," jelas dia.

Selain 52 orang tersebut, hari ini, pemerintah rencananya akan memulangkan 238 WNI yang sempat dikarantina di Natuna selama dua minggu. Dwi memastikan DKI akan mendampingi warganya terkhusus menginformasikan soal kebutuhan kesehatan.

"One by one itu ya kita tetap dampingi mereka misalnya mereka butuh informasi kesehatan apa nanti kita yang arahkan demikian," jelas dia.

Sebagai bentuk kewaspadaan dini, Dwi mengungkapkan DKI telah membentuk 50 tim penyuluhan lintas dinas dan isntansi. Mereka memberikan penyuluhan kepada kelompok masyarakat di pemukiman, perkantoran, dan lain-lain.

"Tercatat telah dilakukan sosialisasi dan edukasi kewaspadaan COVID-19 pada 11.063 peserta di 303 lokasi, terdiri atas 165 pemukiman (apartemen, rusun, perumahan, hotel), 69 fasilitas kesehatan, 33 fasilitas Pendidikan, 24 tempat hiburan, dan 12 perkantoran di DKI Jakarta," tegas dia.

Terakhir, Dwi menuturkan DKI membuka layanan kontak bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan ataupun informasi di nomor 0813-8837-6955. Ia mengingatkan bagi setiap masyarakat untuk menerapkan hidup Perilaku HIdup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Bagi masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk, sesak napas dan baru kembali dari negara terjangkit dalam 14 hari sebelum sakit agar segera berobat ke Puskesmas atau RS terdekat. Berikan informasi kepada dokter dan tenaga kesehatan tentang riwayat perjalanan," tutup dia.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama Galang Bantuan APD Untuk Petugas Medis Lawan COVID-19 Universitas Narotama Galang Bantuan  APD Untuk Petugas Medis Lawan COVID-19

27 Maret 2020, 12:43:35

Masih kurangnya perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para petugas medis yang berada pada garda terdepan melawan virus COVID-19, sivitas akademika Universitas Narotama bergerak dengan memberikan bantuan paket uang dan APD yang akan didistribusikan ke beberapa wilayah di Indonesia. Donasi bantuan uang dapat ditranfer melalui Bank BNI No. Rek. 5420021981 a.n. LPPM Universitas Narotama. Bantuan APD ( kaca mata pelindung, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Karyawan Otomotif di Indonesia Mulai WFH Imbas Corona
31 Maret 2020, 09:00:17

Karyawan Otomotif di Indonesia Mulai WFH Imbas Corona JakartaSejumlah perusahaan otomotif di Indonesia mulai memberlakukan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai upaya pencegahan penularan virus corona (Covid-19). Salah satu perusahaan, Astra Daihatsu Motor (ADM), .....

Program Satu Keluarga Satu Sarjana
19 Maret 2020, 09:00:01

Program Satu Keluarga Satu Sarjana Jakarta Menteri Agama Fachrul Razi mengaku tengah merancang sebuah gerakan program pendidikan agar anak-anak muda Indonesia bisa mengenyam bangku pendidikan tinggi dan mendapatkan gelar sarjana. Dia berharap minimal ada satu .....