go green
Recent Issues

Tilang Eletronik DKI untuk Sepeda Motor Dimulai 1 Februari

Tilang Eletronik DKI untuk Sepeda Motor Dimulai 1 Februari

24 Januari 2020, 09:00:01

Jakarta -- Sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) bakal diterapkan untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor mulai 1 Februari 2020. Selama ini ETLE baru diberlakukan untuk roda empat.

"Betul (mulai Februari tilang elektronik berlaku untuk motor)," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar saat dikonfirmasi, Rabu (22/1).

Fahri menuturkan sistem tilang elektronik pada sepeda motor baru akan berlaku di dua jalur, yakni di Jalan Sudirman-Thamrin serta di jalur koridor 6 Transjakarta atau ruas Ragunan hingga Dukuh Atas.

Ia menyebut ada sejumlah pelanggaran yang ditindak dalam sistem tilang elektronik terhadap pengguna sepeda motor. Di antaranya pelanggaran terhadap rambu, pelanggaran terhadap marka, hingga penggunaan helm.

Disampaikan Fahri, sistem penindakan tilang elektronik pada sepeda motor sama dengan mobil. Ia menjelaskan jika kamera mendeteksi ada pelanggaran, data tersebut langsung disampaikan pada sistem.

Setelahnya, kepolisian bakal mengirimkan surat tilang kepada pelanggar sesuai dengan alamat yang tertera pada sistem berdasarkan nomor polisi dan STNK.

"Sepeda motornya terfoto pelat motornya, disajikan datanya nanti data situ lah data pemilik kendaraan untuk melakukan konfirmasi," tutur Fahri.

Sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya sudah memasang 12 CCTV untuk menangkap berbagai pelanggaran pengemudi mobil. CCTV tersebut dipasang di sejumlah titik termasuk kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

Saat ini kepolisian juga tengah dalam tahap proses instalasi atau pemasangan kamera sebanyak 45 buah. Diharapkan pemasangan tersebut bisa selesai pada Februari mendatang.

Kepolisian mengklaim sejak penerapan 1 November 2018 hingga November 2019 sebanyak 54.074 pelanggar sudah ditindak.

Melalui sistem ini denda tilang yang terkumpul dan diserahkan ke negara berjumlah Rp3,9 miliar. Polisi juga mengklaim jumlah pelanggar lalu lintas karena sistem ini turun 27 persen.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Rektor Lakukan Kunjungan Industri ke OSO GROUP Rektor Lakukan Kunjungan Industri ke OSO GROUP

29 Februari 2020, 02:40:49

Rektor Universitas Narotama Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM bersama Dr. M. Ikhsan Setiawan, ST, MT (Wakil Rektor I), Agus Sukoco, ST, MM (Kaprodi Manajemen) dan Ronny Durrotun Nasihien, ST, MT (Kaprodi Teknik Sipil) melakukan kunjungan industri ke OSO GROUP, Jumat (28/2/2020). Rombongan dari Universitas Narotama tersebut disambut oleh Direktur Operasional OSO GROUP, Ardian E.D. Serang, SE, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Perumnas Sebut BI Checking Jadi Kendala Utama Pengajuan KPR
29 Februari 2020, 09:00:00

Perumnas Sebut BI Checking Jadi Kendala Utama Pengajuan KPR Jakarta -- Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) mengungkap beberapa tantangan dalam proses pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Tantangan terberat yakni pada proses pengecekan berdasarkan laporan riwayat kredit seseorang yang .....

Kondisi Otak Pencandu Smartphone
29 Februari 2020, 09:00:00

Kondisi Otak Pencandu Smartphone

Kondisi fisik otak pada orang yang kecanduan bermain smartphone ternyata serupa dengan kondisi otak mereka yang mengonsumsi obat-obatan terlarang ( narkoba). Hal tersebut ditemukan dalam sebuah riset berjudul "Addictive .....