go green
Recent Issues

10 Desa di 3 Kecamatan Banggai Tergenang Banjir, 1 Tewas

10 Desa di 3 Kecamatan Banggai Tergenang Banjir, 1 Tewas

19 Juli 2019, 06:46:26

Jakarta -- Sebanyak 10 desa di tiga kecamatan di Banggai, Sulawesi Tengah, tergenang banjir akibat curah hujan tinggi sejak Senin (15/7).

Berdasarkan keterangan dari BPBD Sulawesi Tengah rincian 10 desa terdampak itu ada di Kecamatan Moilong (5 desa), Toili (4 desa), dan Toili Barat (1 desa). Akibat banjir tersebut, setidaknya 1.450 kepala keluarga terdampak harus mengungsi.

Selain itu banjir tersebut mengakibatkan dua jembatan rusak di mana salah satunya rusak berat sehingga tak bisa dilewati kendaraan.

"Kondisi pada Kamis (18/7) pukul 11.54 WITA hujan sudah mulai reda namun air masih menggenangi beberapa perumahan," demikian keterangan yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (19/7).

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari BPBD Banggai, pada pagi ini banjir sudah mulai surut dan aktivitas mulai normal.

Seperti dilansir dari Antara, warga terdampak banjir di tiga kecamatan Banggai itu bertahan di pengungsian hingga malam tadi. Mereka bertahan di sana karena ketinggian air yang masih menggenangi lingkungan tempat tinggal mereka.

Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) Banser Toili Eko Sukma Wijaya mengatakan ketinggian air bervariasi tergantung dari tinggi rendahnya daratan.

"Ketinggian air ada yang sampai dua meter," katanya.

Eko mengatakan sejumlah anggotanya di wilayah itu diterjunkan ke lapangan untuk membantu evakuasi korban dan harta benda yang berharga.

Ia menjelaskan banjir yang melanda puluhan desa di tiga kecamatan tersebut mengakibatkan ratusan hektare sawah tertutup banjir, seperti di Kecamatan Toili diperkirakan mencapai 150 hektare.

Selain itu pepohonan juga banyak yang tumbang, jembatan ambrol dan jalan raya putus karena tertutup air yang mengalir deras.

Sementara itu, dikutip dari keterangan BPBD Sulsel, sejauh ini baru terdata satu korban tewas karena banjir di kawasan Banggai tersebut. Korban tewas itu atas nama Wagini, 29, karena terseret derasnya arus air di area banjir Desa Bumiharjo, Kecamatan Moilong.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Kemenristekdikti Tetapkan Universitas Narotama Peringkat 83 PTN dan PTS se-Indonesia Kemenristekdikti Tetapkan Universitas Narotama Peringkat 83 PTN dan PTS se-Indonesia

20 Agustus 2019, 00:37:16

Universitas Narotama (UNNAR) memperoleh kado istimewa pada malam menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74. Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia dalam Siaran Pers Nomor: 147/SP/ HM/BKKP/VIII/2019 tanggal 16 Agustus 2019, mengumumkan bahwa UNNAR menempati peringkat 83 (100 besar) dari 4.000 lebih Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia. Peringkat 83 (PTN-PTS) ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Kawasan Hutan di Lereng Gunung Merapi Terbakar
20 Agustus 2019, 09:00:00

Kawasan Hutan di Lereng Gunung Merapi Terbakar Jakarta -- Kawasan hutan lereng Gunung Merapi di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah terbakar pada Minggu (18/8) malam. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan berdasarkan informasi .....