go green
Recent Issues

MK Bakal Proses Gugatan Kemenangan Bupati NTT Terpilih Orient

MK Bakal Proses Gugatan Kemenangan Bupati NTT Terpilih Orient

19 Februari 2021, 09:00:01

Jakarta -- Mahkamah Konstitusi (MK) memastikan akan menerima dan memproses gugatan yang dilayangkan pasangan calon nomor urut 1 pada Pilkada Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) Nikodemus N Rihi Heke-Yohanis Yly Kale, terkait polemik kewarganegaraan Bupati NTT terpilih Orient P. Riwu Kore.

"Sebagai sebuah permohonan, secara teknis Kepaniteraan MK tidak boleh menolak, jadi diterima berkas permohonannya dan akan diproses sesuai hukum acara," kata Juru Bicara MK Fajar Laksono lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Rabu (17/2).

Namun, Fajar menegaskan, penilaian hukum atas permohonan itu tetap menjadi kewenangan majelis hakim.

Dia pun mengungkapkan bahwa pemohon dalam gugatannya semestinya sudah memahami betul mengenai hukum acara yang berlaku di MK, seperti ihwal tenggang waktu pengajuan permohonan dan ketentuan lainnya.

"Dalam permohonan dimaskud pemohon mengaku sudah paham betul mengenai hukum acara yang berlaku," ucapnya.

Sebelumnya, paslon nomor urut 1 Nikodemus N Rihi Heke-Yohanis Yly Kale, diwakili kuasa hukumnya mendatangi MK untuk menyerahkan gugatan sengketa pilkada terkait polemik kewarganegaraan Bupati terpilih Orient Riwu Kore.

Meski pendaftaran gugatan sengketa pemilu sudah terlambat, tim kuasa hukum berharap MK dapat mempertimbangkan kasus tersebut, mengingat ada dugaan pelanggaran berat terkait kewarganegaraan Orient yang baru terungkap awal Februari 2021.

"Mengajukan permohonan pembatalan paslon nomor 2 Pak Orient. Kami berharap MK bisa memberikan terobosan hukum, bisa memberikan keadilan terlepas dari kekurangan dalam permohonan kami, seperti tenggat waktu, ya, supaya dikesampingkan dulu," kata Adhitya Nasution selaku anggota tim kuasa hukum Paslon 1 Sabu Raijua.

Untuk diketahui, Bawaslu merekomendasikan penundaan pelantikan bupati terpilih Sabu Raijua, Orient Patriot Riwu Kore karena terbukti memalsukan data kependudukan-nya ketika mendaftarkan diri sebagai calon kepala daerah pada Pilkada Serentak 2020.

Rekomendasi tersebut dikirimkan kepada KPU tertanggal Rabu, 3 Februari 2021, yang isinya meminta KPU berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri terkait penundaan pelantikan Riwu Kore.

Sementara itu, Orient Patriot Riwu Kore menegaskan bahwa dirinya 100 persen berkewarganegaraan Indonesia (WNI).

Berkaitan dengan kasus kewarganegaraannya itu, Riwu Kore mengatakan sudah ada yang mengurus, bahkan saat ini sedang dalam proses.

Sumber cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
PT Surya Timur Sakti Jatim dan Universitas Narotama Berkolaborasi Mengadakan Pelatihan Kewirausahaan PT Surya Timur Sakti Jatim dan Universitas Narotama Berkolaborasi Mengadakan Pelatihan Kewirausahaan

10 April 2021, 08:57:39

Untuk mensinergikan ilmu pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dengan industri dan dunia kerja (IDUKA), PT Surya Timur Sakti Jatim (Yamaha) dan Universitas Narotama (UN) Surabaya membuat Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pelatihan Kewirausahaan (System Daring). Penandatanganan MoU dilakukan oleh Aditya Tri Putranto (Manager HRD, Staffing Training, Legal & GA) dan Rektor Universitas Narotama Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Isi Lengkap Surat Jokowi Usul Merger Kemenristek-Kemendikbud
12 April 2021, 09:00:00

Isi Lengkap Surat Jokowi Usul Merger Kemenristek-Kemendikbud Jakarta -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengirimkan surat terkait penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta pembentukan Kementerian Investasi ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) .....

Perbedaan Jaringan 5G dan 4G
12 April 2021, 09:00:00

Perbedaan Jaringan 5G dan 4G Jakarta -- Jaringan 5G merupakan generasi kelima dari pengembangan jaringan telekomunikasi di dunia. Tentunya ada beberapa perbedaan dari revolusi jaringan dari 3G, 4G hingga 5G. Revolusi komunikasi telah muncul setiap hampir .....