go green
Recent Issues

Demokrat Moeldoko Akan Gelar Konpers di Proyek Mangkrak SBY

Demokrat Moeldoko Akan Gelar Konpers di Proyek Mangkrak SBY

26 Maret 2021, 09:00:00

Jakarta,-- Partai Demokrat yang diketuai oleh Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko akan menggelar taklimat media di Kompleks Hambalang Sport Center, Bogor, Jawa Barat pada Kamis (25/3) siang nanti.

Berdasarkan undangan yang diterima dari inisiator Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat Deli Serdang, Darmizal, agenda itu akan digelar pada pukul 13.00 WIB. Para pengurus Demokrat versi Moeldoko akan membahas mengenai informasi penting terkini pasca KLB.

"Agenda: Informasi Penting Terkini Pasca KLB. Tema Kongres Luar Biasa Kembalikan Partai Demokrat Yang Demokratis," tulis undangan tersebut Rabu (24/3) malam.

Kompleks Hambalang Sport Center tempat keterangan pers disampaikan Demokrat kubu Moeldoko, pernah menjadi mega proyek era Presiden SBY.

Proyek ini diniatkan menjadi Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sarana Olahraga Nasional (P3SON), namun mangkrak di tengah jalan tersandung korupsi.

Proyek yang berdiri di atas tanah seluas 32 hektare (Ha) tersebut awalnya akan dilengkapi fasilitas lengkap. Mulai dari masjid, asrama, dan lapangan sepakbola.

Mega proyek itu ditaksir memiliki anggaran sebesar Rp 2,5 triliun. Akan tetapi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus praktek korupsi yang dilakukan sejumlah pihak selama masa pengerjaannya.

Sejumlah pihak ditangkap KPK dan menjadi terpidana. Salah satunya menjerat politikus Partai Demokrat sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng.

Selain itu, terdapat dua politikus beken yang terlibat dalam pusara kasus korupsi ini, yakni Mantan Anggota DPR dari Partai Demokrat Angelina Sondakh dan Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Mereka berdua masih mendekam di penjara terkait kasus tersebut sampai saat ini.

Inisiator KLB dan pendiri Demokrat, Hencky Luntungan mengatakan alasan utama digelarnya taklimat media di Hambalang untuk memberikan kenyamanan bagi awak media. Ia mengatakan taklimat media yang selama ini digelar di Jakarta membahayakan terkait potensi penularan virus Corona.

"Itu karena di Jakarta terus pertama Covid, ruang tertutup. Kalau Sport Center Hambalang kan ruang terbuka. Mengambil kenyamanan lah," kata Hencky.

Selain itu, Hencky menyatakan pihaknya juga sengaja mengambil tempat taklimat media di proyek Hambalang sebagai peristiwa langka. Hal itu bertujuan agar mata masyarakat Indonesia terbuka.

"Agar mata terbuka, sebagai kenangan yang tak terlupakan oleh rakyat Indonesia," kata dia.

DPP Partai Demokrat sampai saat ini mengalami dualisme kepengurusan di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Moeldoko. Keduanya sama-sama mengklaim sebagai kepengurusan yang sah.


Sumber :cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama dan Charity Consortium Salurkan Bantuan Sembako Ke Pondok Pesantren Universitas Narotama dan Charity Consortium Salurkan Bantuan Sembako Ke Pondok Pesantren

07 Mei 2021, 14:58:18

Universitas Narotama (UN) Surabaya bersama Charity Consortium menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat dalam kegiatan Ramadhan Box 2021. Diwakili oleh Rektor Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM, bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada KH Mas Syaiful Mulk (Ponpes Al Haqiqi Al Falahi Joyonegoro, Sidoresmo, Surabaya), Rabu (5/5/2021). Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dr. M. Ikhsan Setiawan, ST, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Kisah Bill Gates Putus Sekolah tapi Sukses dan Jadi Miliarder
08 Mei 2021, 09:00:00

Kisah Bill Gates Putus Sekolah tapi Sukses dan Jadi Miliarder Jakarta -- Pendiri perusahaan Microsoft Bill Gates dikenal sebagai miliarder dari bidang teknologi. Namun untuk menyandang gelar itu, ia dilaporkan tidak memiliki gelar pendidikan sama sekali. Tidak hanya Gates, beberapa miliarder .....

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan
06 Mei 2021, 09:00:41

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan Jakarta, -- Sejumlah pemerhati pendidikan mengkritik hingga membantah pernyataan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim yang mengaku telah melakukan sejumlah terobosan dalam bidang pendidikan setelah hampir dua .....