go green
Recent Issues

Alasan Utama Memiliki Asuransi di Masa Pandemi

Alasan Utama Memiliki Asuransi di Masa Pandemi

29 Oktober 2020, 09:00:00

Jakarta -- Asuransi seakan telah menjadi kebutuhan di saat darurat, terlebih masa pandemi seperti sekarang. Dengan memiliki asuransi, Anda bisa dapat lebih tenang dan terjamin lantaran ada pencegahan dan perlindungan dari risiko yang merugikan.

Risiko tak terduga itu meliputi sakit, kecelakaan, meninggal dunia, biaya pendidikan, kerugian bisnis, kerusakan properti dan kendaraan, dan sebagainya.

Berikut 3 manfaat utama jika memiliki asuransi.

1. Mengurangi potensi kerugian
Pandemi Covid-19 telah mengakibatkan tingkat pengangguran dan PHK yang masif di seluruh dunia.

Kondisi ekonomi yang tak stabil ini tentu mengkhawatirkan, terutama bagi kelas pekerja, mengingat pengeluaran dan tagihan masih terus ada, sementara pemasukan berkurang atau tidak ada sama sekali.

Untuk menghindari skenario terburuk, memiliki asuransi kesehatan dan asuransi jiwa maka risiko bisa dialihkan dan keuanganmu menjadi lebih stabil.


2. Tabungan atau investasi
Memiliki dana cadangan untuk kondisi yang tidak terduga menjadi penting. Perusahaan asuransi biasanya akan memberikan jaminan pengembalian uang jika kontrak asuransi telah selesai.

Itu artinya, dengan mendaftar sebagai nasabah asuransi sama dengan menabung.


3. Mengatur keuangan
Kewajiban membayar premi secara rutin sama saja dengan memaksa Anda untuk menyiapkan dana cadangan ketika terjadi kejadian tak terduga.

Dengan memiliki asuransi, Anda tidak perlu membayar biaya penuh atas kerugian yang dialami karena pihak penyedia asuransi menyediakan ganti rugi.
Namun, jenis asuransi terbaik untuk dipilih pun bergantung pada kebutuhan masing-masing individu berbeda.

Sebelum memilih asuransi kesehatan, penting untuk memperhatikan premi asuransi, menyesuaikan dengan pengeluaran bulanan, proses klaim yang cepat, kredibel, dan mudah diakses.

Salah satu asuransi kesehatan yang direkomendasikan adalah Allianz Indonesia. Keunggulan menjadi nasabah dan mitra bisnis Allianz adalah mengakses produk dan layanan tanpa harus meninggalkan rumah dengan program eAZy di Rumah Aja.

Mulai dari proses pengajuan polis, informasi dan transaksi polis, pengajuan klaim asuransi kesehatan, sampai ke informasi nilai investasi dan transaksi fund investasi bisa dilakukan secara digital.

Khusus selama masa promo, Allianz memberikan tambahan poin untuk pembelian polis baru dengan polis elektronik dan korespondensi elektronik, serta untuk berbagai transaksi melalui portal nasabah Allianz eAZy Connect.

Transaksi tersebut antara lain adalah pengajuan klaim asuransi kesehatan, perubahan cara pembayaran premi ke autodebit agar memudahkan nasabah, perubahan ahli waris, perubahan alokasi dana investasi, penambahan dana investasi (single top up) dan pembaharuan data nasabah.

Selain itu, nasabah yang melakukan pengajuan klaim asuransi kendaraan dan asuransi perjalanan secara digital melalui website juga akan mendapatkan voucher belanja di aplikasi Allianz Smart Point.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswi Prodi Ilmu Hukum Universitas Narotama Meraih Juara 2 Nasional Lomba Vocal Bidikmisi Skills Competition (B-SIC) 2020 Mahasiswi Prodi Ilmu Hukum Universitas Narotama Meraih Juara 2 Nasional Lomba Vocal Bidikmisi Skills Competition (B-SIC) 2020

23 November 2020, 13:17:43

Mahasiswa program studi Ilmu Hukum – Fakultas Hukum (FH) penerima program Bidikmisi Universitas Narotama (UNNAR) Tahun 2019 atas nama Yunita Windriana berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Vocal “Bidikmisi Skills Competition (B-SIC) 2020” yang diselenggarakan oleh Forum Mahasiswa Bidikmisi (Formadiksi) Universitas Negeri Malang (UM) yang beralngsung pada tanggal 6 dan 18 November 2020 secara Online. Kepastian sebagai Juara 2 tersebut ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

RI-AS Teken MoU Pendanaan Infrastruktur-Perdagangan Rp10,5 T
24 November 2020, 09:00:00

RI-AS Teken MoU Pendanaan Infrastruktur-Perdagangan Rp10,5 T Jakarta -- Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) mengenai pendanaan infrastruktur dan perdagangan senilai US$750 juta atau sekitar Rp10,5 triliun (asumsi kurs Rp14 ribu .....