go green
Recent Issues

OJK Sebut 46 Fintech Masuk Uji Izin Operasi

OJK Sebut 46 Fintech Masuk Uji Izin Operasi

22 Juli 2019, 09:00:03

Jakarta -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah memproses 46 perusahaan teknologi finansial (fintech) untuk masuk uji regulatory sandbox dalam rangka pemberian izin operasi.

Sejumlah perusahaan fintech ini berasal dari berbagai jenis antara lain, pinjam meminjam (P2P Lending), pengumpul (agregator), perencana keuangan (financial planner), hingga penanganan jasa klaim (claim service handling).

Kepala Departemen Group Inovasi Keuangan Digital OJK Triyono mengatakan perusahaan tersebut melewati tahap uji regulatory sandbox agar sistem dan produk yang ditawarkan ke masyarakat nanti benar-benar teruji. Mulai dari proses bisnis, model bisnis, instrumen keuangan, dan tata kelola perusahaan.

Pengujian ini sejalan dengan Peraturan OJK (POJK) Nomor 13 Tahun 2018 tentang Inovasi Keuangan Digital di Sektor Jasa Keuangan. Dalam pengujian, para perusahaan dibagi ke dalam beberapa kelompok (cluster). Cluster ditentukan berdasarkan jenis usaha.

"Batch pertama ada 12 cluster dan batch kedua ada 8 cluster," ungkap Triyono di kantornya, Jumat (19/7).

Kendati begitu, menurutnya, masing-masing perusahaan sejatinya bisa berpindah-pindah cluster. Sebab, uji regulatory sandbox bertujuan untuk melakukan pengujian mendalam.

Lebih lanjut hasil pengujian ini bisa menjadi modal bagi wasit industri jasa keuangan untuk menerbitkan regulasi terkait model bisnis ini. Pasalnya, mayoritas jenis usaha belum memiliki aturan khusus.

Hanya P2P Lending yang sudah memiliki aturan khusus, yaitu POJK Nomor 77 Tahun 2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi. "Kami pantau setelah regulatory sandbox selesai," katanya.

Hasil uji regulatory sandbox akan berupa tiga keputusan. Pertama, perusahaan lolos uji lalu OJK memberi rekomendasi untuk mendapatkan izin terdaftar.

Kedua, bila tidak lolos, namun bisa diperbaiki, maka OJK akan memberi waktu tambahan untuk perbaikan. Ketiga, bila benar-benar membahayakan, maka perusahaan itu harus berhenti.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fakultas Ilmu Komputer UNNAR Selenggarakan Lokakarya Manajemen Jaringan Fakultas Ilmu Komputer UNNAR Selenggarakan Lokakarya Manajemen Jaringan

15 Agustus 2019, 02:42:08

Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Belajar Mikrotik yang menyediakan sarana praktek berupa perangkat Mikrotik menyelenggarakan lokakarya "Network Management" di laboratorium FIK, Rabu (14/8/2019). Kegiatan ini dengan instruktur Benediktus Anindito, S.Kom, M.MT (dosen FIK bidang keahlian jaringan komputer) yang didukung pula oleh Axelbit dan Kelompok Linux Arek Surabaya (KLAS). Lokakarya ini digelar sekaligus sebagai tindak lanjut dari ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan
15 Agustus 2019, 09:00:35

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan

Otoritas BandaraHong Kong membatalkan seluruh penerbangan dari wilayah itu setelah demonstran kembali melumpuhkan bandara pada Selasa (13/8) sore. "Operasional Bandara Internasional Hong Kong sangat terganggu. Semua penerbangan keberangkatan telah dibatalkan," .....

Jokowi Segera Putuskan Larangan Ekspor Bijih Mineral
17 Agustus 2019, 09:00:00

Jokowi Segera Putuskan Larangan Ekspor Bijih Mineral Jakarta -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera mengumumkan keputusan akhir tentang larangan ekspor bijih mineral atau ore. Sebelumnya, pemerintah sempat menyebutkan bakal .....

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi
15 Agustus 2019, 09:00:35

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi

Pemerintah Provinsi DKIJakarta meluncurkan aplikasi e-uji emisi. Aplikasi aplikasi mobile berbasis Android ini menyediakan database hasiluji emisi kendaraan yang bisa dicek secara online oleh pemilik kendaraan dan petugas. Gubernur DKI .....