go green
Recent Issues

Kekuatan yang mendesak Anas mundur tak besar

Kekuatan yang mendesak Anas mundur tak besar

20 Juni 2012, 07:49:42

Kalau desakan itu kuat sudah dari dulu Anas lengser.
Eko Huda S, Luqman Rimadi


VIVAnews - Anggota Dewan Pembina Demokrat, Achmad Mubarok, mengatakan desakan kepada Anas Urbaningrum untuk mundur sengaja disebarkan kelompok tertentu dari luar partainya. Demokrat, tidak akan menanggapi isu itu secara berlebihan.

"Itu hanya rumor yang digembar-gemborkan orang luar. Mereka sengaja menggoyang Demokrat," kata Mubarok saat berbincang dengan VIVAnews, 19 Juni 2012.

Namun, Mubarok tidak mau menyebut kelompok mana yang sengaja menyebarkan isu ini ke publik. "Yang jelas, isu itu diproduksi oleh kelompok tertentu dengan memanfaatkan media," ujarnya.

Diakui Mubarok, memang di dalam internal Demokrat ada sejumlah kader yang meminta Anas mundur dari jabatan ketua umum partai. Namun kekuatan kelompok itu tidak besar. "Kekuatannya kecil, buktinya sampai saat ini Anas masih sebagai ketua umum," katanya. Kalau desakan itu kuat, Mubarok yakin sudah dari dulu Anas lengser.

Mubarok sendiri meminta Anas tetap memimpin Demokrat. Anas, kata dia, tidak boleh mundur hanya gara-gara isu-isu miring seputar dirinya. "Kelompok yang meminta seperti itu di semua partai ada," tutur dia.

Dia juga menambahkan, tidak ada kerenggangan hubungan antara Anas dengan Ketua Dewan Pembina Demokrat, Susilo bambang Yudhoyono. Tidak diundangnya Anas dalam pertemuan di Cikeas dan tidak hadirnya Anas dalam pertemuan Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat tidak mencerminkan keretakan keduanya.

"Yang di Cikeas memang bukan forum untuk DPP. Sedangkan yang di Hotel Sahid memang tidak ada kewajiban untuk datang," ujar dia. Jadi Mubarok minta hal itu tidak ditafsirkan macam-macam. (umi)

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Julia Lastremschi, Influencer Moldova Kuliah di Universitas Narotama Demi Bangun Bisnis Masa Depan Julia Lastremschi, Influencer Moldova Kuliah di Universitas Narotama Demi Bangun Bisnis Masa Depan

10 Oktober 2019, 08:24:34

Kuliah ke luar negeri pilihan serius dan tidak bisa sekadar main-main. Paling tidak itu yang ditunjukkan Julia Lastremschi, mahasiswi asal Republik Moldova yang berkuliah di Universitas Narotama (UNNAR) demi membangun bisnis bagi masa depannya. Julia punya mimpi besar untuk membangun bisnis di masa depan dan mewujudkannya dengan memilih belajar manajemen dan marketing di luar negeri. "Aku selalu ingin belajar ke luar negeri. ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Investor AS Siap Tanamkan Investasi Rp1,4 T di RI
14 Oktober 2019, 09:00:00

Investor AS Siap Tanamkan Investasi Rp1,4 T di RI Jakarta -- Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Panjaitan mengatakan perusahaan investasi swasta asal Amerika Serikat (AS) bernama Overseas Private Investment Corporation (OPIC) berencana menggelontorkan dana sebesar US$100 juta atau setara Rp1,4 .....

Huawei Indonesia Janjikan Latih SDM Sebelum Terapkan 5G
14 Oktober 2019, 09:00:00

Huawei Indonesia Janjikan Latih SDM Sebelum Terapkan 5G

HuaweiIndonesia menyatakan sampai saat ini masih ada kesenjangan antara ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia dan perkembangan konektivitas 5G. Alhasil, Direktur ICT Strategy Huawei Indonesia, Mohammad Rosidi, menjanjikan .....