go green
Recent Issues

Densus 88 Kembali Tangkap 4 Teroris JAD, Satu Tewas Ditembak

Densus 88 Kembali Tangkap 4 Teroris JAD, Satu Tewas Ditembak

11 Mei 2019, 09:00:03

Jakarta -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyebut Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror kembali menangkap empat terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung, Minggu (5/5). Penangkapan empat terduga teroris berkaitan dengan penggerebekan yang dilakukan di Bekasi, kemarin.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, satu dari empat terduga teroris tersebut terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan.

"Sehingga pelaku meninggal dunia," ujar Dedi kepada CNNIndonesia.com saat dikonfirmasi, Minggu (5/5).

Sementara terkait inisial dan lokasi tempat penangkapan tersebut, Dedi belum menjelaskan lebih lanjut. Dedi hanya memastikan penangkapan hari ini dilakukan di sekitar Jakarta dan Bekasi.

Pada Sabtu (4/5), Polri juga telah mengamankan tiga terduga teroris yakni SL (34) yang ditangkap di Babelan, Bekasi pada pukul 04.34 WIB, AN (20) di Kecamatan Tambun Selatan pada pukul 08.49 WIB dan MC (28) ditangkap di Kecamatan Tegal Timur pada pukul 14.30 WIB.

Dedi pun membantah pernyataan Kapolres Bekasi Kabupaten Kombes Candra Sukma Kumara yang membenarkan kabar meninggalnya salah seorang terduga teroris pada Sabtu lalu itu.

"Enggak ada yang meninggal dunia. Case masih dikembangkan," ujar Dedi menegaskan.

Dedi menegaskan tiga terduga teroris itu memiliki keterlibatan dengan kelompok Jamah Ansharut Daulah (JAD) Lampung yang berafiliasi dengan ISIS.

Sebelumnya, Kapolres Bekasi Kabupaten Kombes Candra Sukma Kumara membenarkan terjadi penangkapan teroris di daerah Babelan, Kabupaten Bekasi. Saat penangkapan, kata Candra, satu orang tertembak dan dua orang lainnya buron.

"Satu tertembak dan dua buron," kata Candra, Sabtu (4/5).

Camat Babelan Deni Mulyadi saat dikonfirmasi pada Sabtu petang membenarkan kejadian itu. Menurut dia, ada salah satu pelaku yang tewas ditembak polisi saat penggerebekan itu.

"Iya benar ada penggerebekan teroris. Informasinya satu yang tewas. Jenazah terduga teroris yang belum diketahui identitasnya itu dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur," katanya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance

27 Oktober 2020, 11:40:18

Merencanakan keuangan pribadi dapat menyulitkan tanpa informasi yang tepat dan bantuan dari para ahlinya. Hal itu mendorong mahasiswa Program Studi Manajemen – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Lifepal menyelenggarakan acara Webinar dengan topik “Personal Finance”. Lebih dari 97 peserta dari prodi Manajemen dan prodi lain di UNNAR mengikuti acara yang berlangsung secara live via Zoom, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

MK Tolak Partai Lokal Papua Jadi Peserta Pemilu
29 Oktober 2020, 09:00:00

MK Tolak Partai Lokal Papua Jadi Peserta Pemilu Jakarta -- Mahkamah Konstitusi menolak permohonan pengujian Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua yang menyoal partai politik lokal Papua menjadi peserta pemilihan umum (pemilu). Hakim konstitusi Arief Hidayat .....

Kebanyakan Ambil Batu Besar Asteroid Bennu, Wahana NASA Bocor
29 Oktober 2020, 09:00:00

Kebanyakan Ambil Batu Besar Asteroid Bennu, Wahana NASA Bocor Jakarta,Jakarta, Wahana antariksa NASA, Osiris-Rex mengalami kebocoran saat mengambil sampel di asteroid Bennu yang berjarak sekitar 320 juta kilometer dari Bumi. Kebocoran ini terjadi karena Osiris-Rex melalui Touch-And-Go Sample Acquisition Mechanism .....

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi
27 Oktober 2020, 09:00:22

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) meminta industri terlibat dalam penyusunan kurikulum dan pengajarannya, terutama untuk pendidikan vokasi. Hal itu dikatakan terkait survei McKinsey Indonesia yang menyebut 23 juta pekerjaan .....