go green
Recent Issues

Jaringan Curanmor Bersenjata Api Dibekuk, Tiga Tewas Ditembak

Jaringan Curanmor Bersenjata Api Dibekuk, Tiga Tewas Ditembak

05 Mei 2019, 09:00:02

Jakarta -- Polisi menangkap tujuh orang pencuri sepeda motor yang menggunakan senjata api dalam aksinya. Mereka disebut ditembak karena merebut senjata petugas. Tiga di antaranya tewas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan ketujuh tersangka itu adalah HS, AC, MBID, MI, IS, AK, dan A alias L. Mereka beraksi di wilayah Jakarta Barat dan Tangerang. Penangkapan terhadap para tersangka dilakukan setelah ada laporan dari empat orang yang menjadi korban pencurian.

Dari laporan itu, polisi kemudian melakukan pengejaran di daerah Cipondoh, Tangerang, pada Minggu (28/4), dan berhasil menangkap dua orang tersangka, yakni MI dan IS.

"Dari hasil interogasi bahwa benar telah melakukan pencurian sepeda motor bersama tersangka HS, tersangka AC dan tersangka MBID, kemudian tim mengarah ke Bekasi," kata Argo dalam keterangannya, Selasa (30/4).

Di Bekasi, polisi menangkap tersangka HS, AC, dan MBID. Saat penangkapan, polisi turut menyita dua pucuk senjata api rakitan serta sembilan butir amunisi kaliber 38.

Berdasarkan keterangan tersangka, kata Argo, saat melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mereka selalu membawa senjata api rakitan itu beserta amunisinya. Senjata tersebut, digunakan pelaku untuk menembak korbannya apabila aksinya tersebut diketahui.

"Menggunakan senjata api untuk menembak korban atau saksi yang melihatnya dan para pelaku dapat kabur," ujar Argo.

Kemudian, polisi melanjutkan pengejaran terhadap AK dan A alias L yang berperan sebagai penerima motor hasil pencurian tersebut. AK dan A berhasil ditangkap di Pandeglang, Banten pada Senin (29/4) kemarin.

Dikatakan Argo, para tersangka itu kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, sambungnya, saat dalam perjalanan, tersangka HS, AC, dan MBID mencoba melawan anggota kepolisian saat berada di dalam mobil. Akibatnya, polisi pun menembak ketiganya.

"Tersangka merebut senjata petugas yang sedang berada di sampingnya dan berusaha melukai petugas sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dengan melakukan penembakan terhadap tersangka HS, AC dan MBID," tutur Argo.

Di saat yang sama, disampaikan Argo, tersangka MI, IS AK, dan A yang berada mobil lain juga berusaha melarikan diri. Karenanya, anggota polisi juga menembak keempatnya dan mengenai kaki para tersangka.

"Tersangka HS, AC, dan MBID meninggal dunia dikarenakan kehabisan darah pada saat dibawa ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan," ujarnya.

Lebih lanjut, para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun, Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun, dan Pasal 480 KUHP dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Gladi Kotor Wisuda Sarjana ke 49-50 dan Magister ke 37-38 Universitas Narotama Gladi Kotor Wisuda Sarjana ke 49-50 dan Magister ke 37-38 Universitas Narotama

21 Oktober 2020, 10:36:25

Dalam rangka pelaksanaan Wisuda Sarjana ke 49 50 dan Magister ke 37 38 Universitas Narotama (UNNAR) Surabaya yang akan diselenggarakan secara daring (online) pada hari Sabtu, 24 Oktober 2020 pukul 08.00 WIB Selesai, tempat H.R. Djoko Soemadijo Hall di Jl. Arief Rachman Hakim No.51 Sukolilo, Surabaya. Telah dilakukan kegiatan Gladi Kotor pada Selasa (20/10/2020) pukul 13.00 WIB-selesai, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Ditangkap di AS
21 Oktober 2020, 09:00:03

Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Ditangkap di AS Jakarta -- Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Salvador Cienfuegos ditangkap di Amerika Serikat. Dia ditangkap atas tuduhan yang dirahasiakan, Kamis (15/10). Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard mengatakan Cienfuegos ditangkap di di .....

2 Cara UMKM Cek dan Lapor Bila Belum Dapat BLT Rp2,4 Juta
26 Oktober 2020, 09:00:01

2 Cara UMKM Cek dan Lapor Bila Belum Dapat BLT Rp2,4 Juta Jakarta -- Pemerintah akan memperpanjang pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp2,4 juta bagi UMKM demi membantu mereka menghadapi tekanan ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi covid-19 sampai akhir tahun nanti. .....