go green
Recent Issues

KPK Periksa Bupati Cianjur

KPK Periksa Bupati Cianjur

01 Januari 2019, 09:00:01

Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar pemeriksaan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar dan dua koleganya pada Senin (31/12) berkaitan dengan kasus penggelapan dana alokasi khusus (DAK).

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai tersangka," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yayuk Andriati Iskak, Senin (31/12).

Tak hanya Irvan, penyidik juga memeriksa dua tersangka lain yang berasal dari lingkungan Pemkab Cianjur. Mereka adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Cecep Sobandi; dan Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan, Rosidin.

KPK turut memeriksa tersangka lain yang berlatar wiraswasta yakni Tubagus Cepy Sethiady. Tubagus adalah saudara ipar dari Irvan.

Para pejabat di Kabupaten Cirebon ini diperiksa karena diduga menyunat DAK untuk dana pendidikan Cianjur tahun anggaran 2018. Irvan dan koleganya di dinas pendidikan diduga menerima suap 14,5 persen dari anggaran pendidikan sebesar Rp46,8 miliar.

KPK menangkap tangan Irvan, Cecep, dan Rosidin pada pertengahan bulan ini. Mereka diamankan karena diduga menerima suap.

Meski sudah meminta maaf kepada warga Cianjur karena lalai mengawasi pemerintahannya, Irvan membantah bahwa dirinya terlibat kasus ini seperti yang dituduhkan KPK.

Irvan adalah Bupati Cianjur yang terpilih pada proses Pilkada 2015. Mengintip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Rabu (12/12), Irvan tercatat memiliki harta sekitar Rp2 miliar.

Dia terakhir melaporkan harta kekayaannya ketika masih menjabat Anggota DPRD Jawa Barat atau ketika akan maju sebagai calon Bupati Cianjur, pada 22 Juli 2015.

Dari LHKPN tersebut, Irvan tercatat memiliki 8 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Kabupaten Cianjur. Nilai aset harta tidak bergeraknya tersebut mencapai Rp1,4 miliar.

Irvan juga memiliki harta bergerak berupa mobil Suzuki Swift, Daihatsu Terios, Toyota Alphard, dan satu unit motor Honda Vario. Seluruh aset tersebut sebesar Rp487 juta. Irvan juga mempunyai giro dan setara kas sejumlah Rp121,4 juta.


Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
LSP UNNAR Mengadakan Pelatihan Asesor Kompetensi LSP UNNAR Mengadakan Pelatihan Asesor Kompetensi

17 Januari 2020, 01:18:14

Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Narotama (LSP UNNAR) mengawali kegiatan di tahun 2020 dengan mengadakan pelatihan asesor kompetensi. LSP UNNAR sebagai lembaga setifikasi profesi berlisensi dan kepanjangan tangan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyelenggarakan pelatihan di Favehotel Mex Surabaya, pada tanggal 13- 17 Januari 2020. Kegiatan ini bertujuan adanya penambahan jumlah asesor kompetensi yang terlisensi nasional selaras dengan visi-misi BNSP ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News