go green
Recent Issues

Investasi Bodong Heboh Lagi, Ini Jurus Pamungkas Satgas SWI

Investasi Bodong Heboh Lagi, Ini Jurus Pamungkas Satgas SWI

17 April 2021, 09:00:00

Jakarta - Investasi ilegal alias bodong masih marak terjadi di masyarakat. Ada beberapa cara yang dilakukan Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau bisa disebut Satgas Waspada Investasi (SWI) guna meminimalisir investasi ilegal yang terjadi.

Walaupun diakui Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing bahwa memang sulit membasmi aksi penipuan ini.

"Karena masih sering muncul terus dan berlanjut saat walaupun sudah melakukan pemblokiran dan diumumkan ke masyarakat. Belum lagi kegiatan ini mudah ditawarkan melalui media sosial, lalu demand di masyarakat juga masih ada," jelasnya, dalam program Cuap Cuap Cuan BRI, Rabu (15/4/2021).

Tongam mengatakan paling utama dalam pencegahan ialah mengedukasi masyarakat akan investasi ilegal.

Hal itu penting lantaran oknum yang diblokir atau diumumkan oleh otoritas masih bisa dengan mudah merubah nama atau platform investasinya. Pihaknya juga sudah bekerjasama dengan 13 kementerian dan lembaga untuk mengedukasi kewaspadaan investasi ilegal.

Ada dua jenis masyarakat yang sering ikut dalam investasi ilegal. Pertama, yang memang tidak memiliki pemahaman atau kurang literasi, kedua, orang yang sudah paham tetapi memanfaatkan pengetahuanya untuk menorehkan keuntungan cepat.

Menurut Tongam paling susah membasmi kegiatan investasi ilegal karena memang ada ketamakan dari orang itu, di mana mereka masuk investasi ilegal seperti skema piramida. Skema ini atau skema ponzy ini yakni orang lama akan mendapat bayaran dari orang yang baru masuk, begitu seterusnya.

"Intinya masyarakat jangan mudah diperdaya dengan imbal hasil tinggi, kalau masyarakat semakin terdidik juga mereka akan semakin waspada terhadap penawaran investasi ilegal," kata Tongam.

"Saat ini kegiatan kami masih fokus pada sosialisasi masyarakat hingga ke daerah, membuat daftar pengumuman list investasi ilegal, juga melakukan pemblokiran dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) juga ke polisi kalau ada unsur pidana," jelas Tongam.

Sebab itu, peran serta dari masyarakat juga dibutuhkan untuk menuntaskan aksi penipuan ini. Pihaknya juga berharap bagi masyarakat bisa melapor ke Satgas Waspada Investasi jika menemui investasi tidak wajar dengan memberikan janji imbal hasil pasti dan tak wajar.

"Bisa dilaporkan ke email Satgas Investasi waspadainvestasi@ojk.co.id atau disampaikan ke kementerian masing-masing, kalau bidang investasi koperasi ke Kementerian Koperasi dan UKM, MLM [multi level marketing] atau perdagangan ke Kemendag, perdagangan berjangka bisa ke Bappepti [Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi]," kata Tongam.

Sumber : cnbcindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Penandatanganan MoU antara Universitas Narotama dan STIE Widya Gama Lumajang Penandatanganan MoU antara Universitas Narotama dan STIE Widya Gama Lumajang

06 Mei 2021, 10:09:10

Universitas Narotama (UN) Surabaya dan STIE Widya Gama Lumajang melakukan kerja sama yang diawali dengan penandatanganan Nota Kesepakatan (Memorandum of Understanding / MoU) oleh Rektor Universitas Narotama Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM dan Ketua STIE Widya Gama Lumajang, Dr. Ratna Wijayanti Daniar Paramita, SE, MM pada hari Senen 26 April 2021 . Penandatanganan Nota Kesepakatan tersebut ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Tak Tiru Malaysia, Satgas Sebut RI Tetap Pakai AstraZeneca
03 Mei 2021, 09:00:00

Tak Tiru Malaysia, Satgas Sebut RI Tetap Pakai AstraZeneca Jakarta -- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Indonesia belum memiliki rencana menyetop penggunaan vaksin Astrazeneca untuk program vaksinasi nasional. Hal itu merespons kebijakan Pemerintah Malaysia yang memutuskan untuk .....

5 Cara Cek NIK Online, Tak Perlu ke Kantor Dukcapil
06 Mei 2021, 09:00:01

5 Cara Cek NIK Online, Tak Perlu ke Kantor Dukcapil Jakarta -- Nomor Induk Kependudukan (NIK) merupakan serangkaian 16 nomor unik dan penting di Kartu Tanda Penduduk (KTP). Nomor ini berfungsi untuk menelusuri atau mengetahui identitas penduduk Indonesia, sehingga penting .....

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan
06 Mei 2021, 09:00:41

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan Jakarta, -- Sejumlah pemerhati pendidikan mengkritik hingga membantah pernyataan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim yang mengaku telah melakukan sejumlah terobosan dalam bidang pendidikan setelah hampir dua .....