go green
Recent Issues

Ada 654 Zona Merah Narkoba di Indonesia, 117 di Jakarta

Ada 654 Zona Merah Narkoba di Indonesia, 117 di Jakarta

27 Januari 2020, 09:00:00

Jakarta -- Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Brigjen Tagam Sinaga menyebut mengatakan ada 117 zona merah narkoba di Jakarta, dari 654 di seluruh pelosok Indonesia.

"Jadi ada 654 kawasan narkoba di seluruh Indonesia, Jakarta itu [punya] 117," ujar Tagam di Kantor BNNP Jakarta, Kamis (23/1).

Menurutnya hal tersebut terjadi karena DKI Jakarta memiliki pangsa pasar narkoba yang bagus. Ia menyebut saat ini DKI Jakarta menduduki peringkat satu dalam hal itu.

"Jakarta itu nomor 1 di seluruh Indonesia pasarnya, pangsa terbaik narkoba," ujarnya.

Selain itu, terbaru, Tagam menyatakan pihaknya telah meringkus empat pengedar narkoba dengan barang bukti 1005 gram sabu, Jumat (10/1) lalu. Mereka adalah jaringan peredaran narkoba Medan-Jakarta.

Ia menyebutkan motif penyelundupan dan pengedaran narkotika dalam kasus ini menggunakan jaringan sopir bus dan kenek.

"Jadi barang ini dari Medan, membawa beberapa kilogram, terus disetiap terminal di setiap kota, menurunkan 1-2 kilogram. Lalu terakhir di terminal bus Kampung Rambutan," ujar Tagam.

Ia memaparkan kronologi penyelidikan dimulai atas laporan pada (10/1) siang yang mengatakan ada aktivitas pengiriman narkoba dari Medan. Operasi pun segera dilakukan personel BNNP dengan menyisir bus jurusan Medan menuju Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Hingga pukul 19.30 WIB berhasil meringkus dua pelaku dengan inisial JML dan SAS. Lalu, dilakukan penangkapan dua pelaku lain, NDR dan IHM, yang merupakan pengendali dalam pengedaran narkotika ini pada Sabtu (11/1).

Dalam kasus penangkapan kali ini, BNNP bekerja sama dengan BNN Provinsi Banten dan Provinsi Lampung.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP DKI Jakarta, Kombes Budi Setiawan mengatakan jaringan pengiriman narkotika Medan-Jakarta ini sudah lama beroperasi.

"Intinya mereka sudah mengirim 4 kali, ini yang keempat kali," tuturnya.

JML, salah satu tersangka mengaku tidak tahu menahu soal total jumlah sabu yang akan ia bawa, ia mengaku hanya mendapatkan perintah untuk mengirim dan dijanjikan komisi Rp30 juta.

"Dikasih semua 30 [juta]. Tapi saya belum nerima uang cuma tiket pesawat yang baru dikasih, saya baru pertama kali [melakukan penyelundupan]," ujarnya.

Atas aksi pengedaran narkoba tersebut, empat tersangka diganjar dengan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur

24 Februari 2020, 01:50:17

Program studi Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Universitas Narotama Surabaya, Jumat (21/2/2020) gelar Balsa Bridge Competition yang diikuti 40 tim sekolah SMA dan SMK se Jawa Timur. Kompetisi Balsa Bridge ini merupakan satu diantara kegiatan dari serangkaian acara yang digelar tahunan Civil Nation 2020. Liliana Hannes, sie acara Balsa Bridge Competition Universitas Narotama Surabaya menyampaikan bahwa kompetisi Balsa Bridge memang sengaja dipilih ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Sepuluh Warga Korsel Meninggal Akibat Terinfeksi Virus Corona
26 Februari 2020, 09:00:03

Sepuluh Warga Korsel Meninggal Akibat Terinfeksi Virus Corona Jakarta -- Pemerintah Korea Selatan melaporkan tiga kematian terbaru karena infeksi virus corona. Pusat Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Korea Selatan (KCDC) mengonfimasi hingga saat ini korban meninggal mencapai sepuluh orang. Satu .....

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor
23 Februari 2020, 09:00:29

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor Jakarta, Pakar keamanan siber dari CISSReC Doktor Pratama Persadha menyatakan Badan Pusat Statistik (BPS) wajib menjaga keamanan data Sensus Penduduk 2020, mengingat ada potensi terjadi kebocoran data seperti di Ekuador, .....