go green
Recent Issues

Dinas Pendidikan Sumsel Bisa Setop Izin SMA Taruna Palembang

Dinas Pendidikan Sumsel Bisa Setop Izin SMA Taruna Palembang

23 Juli 2019, 09:00:01

Jakarta -- Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo mengatakan pihaknya bisa menghentikan izin operasional SMA Taruna Palembang jika terbukti ada kekerasan dan pelanggaran yang dilakukan secara terstruktur. Sejauh ini Widodo mengatakan pihaknya sudah membentu tik untuk menangani permasalahan tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas tewasnya siswa baru SMA Taruna Indonesia saat masa orientasi siswa (MOS).

"Mestinya secara reguler pihak sekolah memberi tahu kami jika ada kegiatan. Dan semestinya MOS itu hanya pengenalan jadi tidak boleh ada kontak fisik. Apalagi kegiatan yang dilakukan di luar pagar sekolah harusnya ada laporan ke kami biar bisa kami monitor," ungkap Widodo seperti dilansir Antara.

Senada, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan pihaknya akan memberikan sanksi tegas jika terjadi kesalahan yang dilakukan oleh sekolah tersebut.

"Saya tetap konsisten dengan pernyataan saya sebelumnya. Kalau nanti terbukti ini kesalahan lembaga pasti akan ada sanksi untuk sekolah tersebut," ucap Herman.

WJ (14) siswa baru SMA Taruna Indonesia menghembuskan napas terakhir di RS RK Charitas, Jumat (19/7) sekitar pukul 20.00 WIB. WJ meninggal dunia setelah dinyatakan koma selama enam hari. Selain WJ, DBJ (14) siswa baru SMA Taruna Indonesia sudah lebih dulu dilaporkan tewas setelah menjadi korban penganiayaan.

Sebelumnya Polresta Palembang mengamankan Obby Frisman Arkataku (24), tersangka penganiayaan yang menyebabkan tewasnya DBJ saat masa MOS.

Namun Suwito, pihak keluarga Obby mengaku tidak melakukan pemukulan dan penganiayaan kepada korban. Sebaliknya, Obby mengatakan dirinya justru membantu korban DBJ saat kepalanya terbentur.

"Kami apresiasi Polda Sumsel dan Polresta Palembang yang sudah menangani kasus ini dengan cepat. Namun ada kejanggalan dalam penetapan tersangka yang dilakukan penyidik, sehingga kami akan melayangkan praperadilan dan melaporkan kejanggalan tersebut ke Propam Mabes Polri. Kejanggalannya apa, belum bisa kami sampaikan," ujar Suwito kepada CNNIndonesia.com, Jumat (19/7).

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
SMK Pawiyatan Surabaya Lakukan Kunjungan Industri ke Universitas Narotama SMK Pawiyatan Surabaya Lakukan Kunjungan Industri ke Universitas Narotama

23 Agustus 2019, 06:36:35

Sebanyak 96 siswa dan 6 guru pendamping Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) “Pawiyatan” Surabaya melakukan Kunjungan Industri ke kampus Universitas Narotama (UNNAR) pada Kamis, 22 Agustus 2019. Kedatangan rombongan SMK Pawiyatan disambut langsung oleh Kaprodi Sistem Komputer (FIK) Slamet Winardi, ST, MM dan Direktur Marketing, Qausya Faviandhani, SE, MM di Plaza Gedung E UNNAR. Kegiatan tersebut dimanfaatkan oleh para siswa untuk ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Pengusaha Fintech Bakal Rilis Kode Etik Bersama Bulan Depan
24 Agustus 2019, 09:00:01

Pengusaha Fintech Bakal Rilis Kode Etik Bersama Bulan Depan Jakarta -- Perusahaan berbasis teknologi yang memberikan layanan keuangan (financial technology/fintech) akan menerbitkan kode etik (code of conduct) bersama terkait prinsip-prinsip dasar bisnisnya. Rencananya, kode etik ini akan diluncurkan pada .....