go green
Recent Issues

Pelaut Lulusan Polimarin Indonesia Diincar Jerman

Pelaut Lulusan Polimarin Indonesia Diincar Jerman

02 November 2020, 09:00:40

Jakarta -- Politeknik Maritim Negeri (Polimarin) Indonesia telah menghasilkan banyak lulusan terbaik yang berprofesi sebagai pelaut dan diincar oleh berbagai perusahaan internasional termasuk Jerman sejak berdiri pada 2012.

Hal itu tak mengejutkan karena perguruan tinggi negeri berbentuk politeknik yang berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Vokasi ini membuat kurikulum yang memang berstandar internasional.

"Kerja sama yang kita jalin, dengan Jerman, sangat strict dengan kurikulum. Kalau tidak demikian, tidak bisa. Memang kita rintis sebelum Polimarin berdiri. Kemudian kita juga kerja sama dengan industri. Antara pendidikan dan perhubungan, sebenarnya kepentingannya sama, satu pendidikan dan satunya kompetensi," ujar Direktur Polimarin Sri Tutie Rahayu dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10).

Ada tiga program studi yang ditawarkan Polimarin yaitu Nautika (D3 dan ANT III), Teknika (D3 dan ATT III), dan Tatalaksana Kepelabuhan (D3).

Meski begitu, Sri mengaku pada awalnya lulusan Polimarin memang kesulitan untuk mengikuti seleksi internasional karena kendala kesulitan mencari kapal. Namun, hambatan tersebut ternyata tidak menyurutkan semangat alumni.

Pihaknya pun melakukan link and match dengan perusahaan pelayaran Jerman.

Akhirnya, lanjut dia, banyak lulusan yang lolos seleksi. Bahkan Perusahaan BSM dari Denmark juga memberikan kesempatan kepada mereka.

"Berdasarkan data, yang sudah berada di Jerman, 22 orang magang dan sudah dipesan semua. Ketika dari direktorat jenderal vokasi, link and match adalah jiwa kami. Industri erat sekali. Untuk memberikan warna, kita menggaet dosen dari industri. Ini yang kita minta untuk melatih," kata dia.

TNI Angkatan Udara juga terlibat untuk membimbing mahasiswa Polimarin. Di sisi lain, ada juga pembelajaran soal kewirausahaan dan karakter.

"Bagaimana self confidence, ending-nya jadi pelaut, mereka mendapatkan sertifikat kompetensi sebagai pelaut. Ini diakui internasional. Sebagai pendamping ijazah, ditanamkan pendidikan karakter. Mengenai pelatihan, apapun yang kita lakukan, kita koordinir. Untuk mendukung kurikulum internasional," ujarnya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Pertemuan Daring Universitas Narotama dengan UnisZa dan UPSI Malaysia untuk Pengembangan Kerjasama Internasional dan Persiapan JWC Conference Februari 2021 Pertemuan Daring Universitas Narotama dengan UnisZa dan UPSI Malaysia untuk Pengembangan Kerjasama Internasional dan Persiapan JWC Conference Februari 2021

23 Januari 2021, 13:00:05

Universitas Narotama (UN) bersama Universiti Sultan Zainal Abidin (UnisZa) dan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia mengadakan pertemuan secara daring yang berlangsung pada hari Kamis, 21 Januari 2021. Pertemuan ini membahas pengembangan kerja sama antara ketiga institusi tentang penelitian bersama dan publikasi internasional. Pertemuan tersebut secara khusus merupakan persiapan acara “5th Management and Business Worldconference: International Conference On Economic, Management, Digital ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Tip Agar Tak Tertipu Penipuan Lelang
17 Januari 2021, 09:00:00

Tip Agar Tak Tertipu Penipuan Lelang Jakarta -- Kementerian Keuangan mengingatkan masyarakat agar tak tertipu dengan penipuan lelang. Sebab, sejauh ini masih ada beberapa modus penipuan lelang yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan. Direktur .....

139 Ribu Sekolah Ikut Simulasi Asesmen Nasional
10 Januari 2021, 09:00:02

139 Ribu Sekolah Ikut Simulasi Asesmen Nasional Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengklaim siap melaksanakan Asesmen Nasional (AN). Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Totok Suprayitno mengatakan pihaknya telah melakukan simulasi skala besar. "139 ribu [sekolah] ini .....