go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Penambang Emas Ilegal di Bogor

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Penambang Emas Ilegal di Bogor

18 Januari 2020, 09:00:06

Jakarta -- Polisi menetapkan dua orang tersangka kasus tambang emas ilegal di kawasan Bogor. Penyelidikan terhadap penambangan liar tersebut dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) bentukan Bareskrim Mabes Polri.

"Untuk yang di Bogor, sesuai informasi yang diberikan Kapolres Bogor, kita sudah menetapkan dua tersangka," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (15/1).

Kedua pelaku tersebut diketahui berinisial MAR (24) dan ATA (33).

Kedua tersangka itu diduga melanggar Pasal 158 jo Pasal 37 dan/atau Pasal 161 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Penyidik masih mendalami kasus penambangan ilegal tersebut. Argo tidak menutup kemungkinan terhadap penetapan tersangka lain dalam kasus ini.

"Tentunya nanti apakah ada tersangka lain atau tidak tergantung dari alat bukti maupun keterangan lainnya," jelas dia.

Hingga saat ini, kepolisian mengklaim terus melakukan patroli bersama di sekitar lokasi penambangan. Apabila terbukti, polisi akan menutup lokasi penambangan tersebut.

Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni menjelaskan kedua tersangka itu merupakan pemodal dalam perusahaan yang tidak berbadan hukum.

Meski tak menyebut nama perusahaan, Joni menjelaskan para tersangka menggerakkan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan emas.

"Tapi dia menggunakan pekerja-pekerjanya yang dia pimpin untuk mengambil tambang berupa emas dalam lubang-lubang gunung," kata Joni saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Ia menjelaskan, dari hasil pemantauan pihak kepolisian, kebanyakan penambang ilegal di sekitaran Lebak ataupun Bogor merupakan perusahaan yang tidak berbadan hukum.

Satuan Tugas Penambangan Emas Tanpa Izin (Satgas PETI) dibentuk untuk melakukan penyelidikan terhadap banjir dan tanah longsor di Kabupaten Lebak, Banten.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo menjelaskan satgas itu sudah mulai bergerak sejak Kamis (9/1).

"Kita bagi menjadi empat tim dari Bareskrim bergabung dengan Polda Bogor dan Banten dan anggota Brimob," kata dia saat ditemui di Pusat Latihan Multifungsi Polri, Gunung Putri, Bogor, Jumat (10/1).

Listyo, yang juga mantan Kabid Propam Mabes Polri ini, menduga bahwa penambangan ilegal menjadi salah satu penyebab banjir dan tanah longsor di Lebak.

"Informasi dari KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), kurang lebih ada 40 titik. Banyak banget memang, bolong-bolong begitu," jelas dia.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif

07 April 2020, 10:45:59

Pandemi COVID-19 telah mengubah pola pendidikan konvensional yang mendadak harus dilakukan berbasis dalam jaringan (daring = online). Beberapa sekolah mengalami kesulitan mengadopsi cara belajar daring dan melakukan pemantauan yang terekam secara rapi. Banyak siswa mengeluh dan menganggap belajar daring hanyalah tugas daring saja. Menyikapi kondisi tersebut, Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Narotama tergerak memberikan solusi dengan BELINDA & JUMINTEN sebagai ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Jokowi Minta Warga Tak Pakai Masker Medis
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Minta Warga Tak Pakai Masker Medis Jakarta -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo mengatakan Presiden Joko Widodo meminta semua warga menggunakan masker untuk mencegah virus corona (Covid-19). Meski begitu, kata Doni, Jokowi meminta .....

Bos Ojol Respons Aturan PSBB Larang Angkut Orang Kala Corona
07 April 2020, 09:00:00

Bos Ojol Respons Aturan PSBB Larang Angkut Orang Kala Corona Jakarta, Representatif perusahaan ride-hailing asal Singapura, Grab di Indonesia mengatakan pihaknya tengah melakukan kajian lebih mendalam soal pedoman pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang melarang ojek online (ojol) untuk mengangkut .....

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan JakartaJakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terdapat tiga permasalahan pendidikan yang harus segera diatasi di Indonesia. Ia menyatakan persoalan itu merujuk pada hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) .....