go green
Recent Issues

Polisi Tangkap Tiga Pemerkosa Bermodus Kenalan Via Chat

Polisi Tangkap Tiga Pemerkosa Bermodus Kenalan Via Chat

19 September 2019, 09:00:00

Jakarta -- Polisi meringkus tiga tersangka pencurian disertai dengan aksi pemerkosaan dengan modus berkenalan dari aplikasi percakapan Badoo serta dicekoki minuman keras.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian Rishadi mengatakan ketiga tersangka itu, yakni MHT, KKH, dan RK, ditangkap di sebuah hotel di daerah Senen, Jakarta Pusat, Minggu (15/9). Saat itu, mereka ditangkap saat akan melakukan aksinya.

Dijelaskan, Arie, para tersangka itu mencari korbannya lewat aplikasi daring Badoo. Setelah mendapatkan target, para tersangka kemudian mengajak korbannya untuk bertemu di sebuah hotel.

"Setelah berkenalan di media sosial, korban diajak ketemu oleh para tersangka kemudian diajak ke sebuah hotel," kata Arie di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Senin (16/9).

Arie menuturkan setelah bertemu di hotel, para tersangka kemudian mengajak korbannya untuk melakukan permainan ludo.

Dalam permainan itu, dibuat aturan bahwa siapa yang kalah diharuskan untuk meminum minuman beralkohol yang telah disiapkan.

Minuman itu, kata Arie, juga telah dicampur dengan larutan obat mata. Akibatnya, siapapun yang minum minuman itu menjadi cepat tak sadarkan.

"Setelah korban kehilangan kesadaran, langsung pelaku memperkosa korban secara bergantian," ucap Arie.

Tak hanya melakukan aksi pemerkosaan, tersangka juga merampas barang-barang milik korban, seperti ponsel, dompet, hingga uang.

Arie menuturkan saat ditangkap dua tersangka berinisial KKH dan RK ditembak petugas lantaran sempat memberikan perlawanan.

"Mereka melakukan perlawanan maka kita beri tembakan di kakinya," ujar Arie.

Kepada polisi, para tersangka mengaku telah melakukan modus serupa kepada empat korban lainnya. Biasanya, korban yang menjadi target mereka adalah mahasiswa dengan usia 21-24 tahun.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dan pasal 286 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance

27 Oktober 2020, 11:40:18

Merencanakan keuangan pribadi dapat menyulitkan tanpa informasi yang tepat dan bantuan dari para ahlinya. Hal itu mendorong mahasiswa Program Studi Manajemen – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Lifepal menyelenggarakan acara Webinar dengan topik “Personal Finance”. Lebih dari 97 peserta dari prodi Manajemen dan prodi lain di UNNAR mengikuti acara yang berlangsung secara live via Zoom, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

23 Juta Pekerjaan Akan Tergantikan oleh Robot
31 Oktober 2020, 09:00:01

23 Juta Pekerjaan Akan Tergantikan oleh Robot Jakarta -- McKinsey Indonesia mengatakan sebanyak 23 juta pekerjaan akan tergantikan dengan otomatisasi. Kondisi ini menjadi tantangan bagi Indonesia ke depannya. Otomatisasi adalah penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin yang secara .....

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi
27 Oktober 2020, 09:00:22

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) meminta industri terlibat dalam penyusunan kurikulum dan pengajarannya, terutama untuk pendidikan vokasi. Hal itu dikatakan terkait survei McKinsey Indonesia yang menyebut 23 juta pekerjaan .....