go green
Recent Issues

Rombongan Pengusaha Indonesia ke Israel Jajaki Kerja Sama

Rombongan Pengusaha Indonesia ke Israel Jajaki Kerja Sama

12 Juli 2019, 09:00:41

Rombongan pengusaha asal Indonesia dilaporkan mengunjungi Israel akhir pekan lalu. Mereka bahkan sempat mengunjungi pameran permata yang digelar di Kota Ramat Gan, padahal kedua negara tidak mempunyai hubungan dagang atau diplomatik.

Menurut laporan Jerusalem Post, Rabu (10/7), ada tujuh pengusaha Indonesia yang melawat ke Israel akhir pekan lalu. Mereka dipimpin oleh Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bidang Hubungan Timur Tengah, Mufti Hamka Hasan.

Rombongan itu sebelumnya bertemu dengan Perwakilan Unit Informasi dan Intelijen Bisnis Institut Ekspor Israel, Naor Morag. Menurut pernyataan yang dimuat oleh situs berita Israel, Arutz Sheva, kedua belah pihak bertukar informasi tentang industri permata dan sepakat untuk menjalin kerja sama dan hubungan dagang.

Ketujuh pengusaha Indonesia itu terdiri dari lima lelaki dan dua perempuan juga sempat bertemu dengan Presiden Pameran Permata Israel (ISDE), Yoram Dvash.
"Kunjungan ini sangat penting untuk memperkuat hubungan pengusaha dan perusahaan muslim dengan bisnis, negara dan warga Israel. Tidak diragukan lagi kekuatan Pameran Permata Israel sangat menarik perhatian di dalam industri permata di seluruh negara, dan menjadi alasan banyak negara mau berbisnis dengan kami," kata Dvash.
"Kami akan tetap berusaha untuk memperkuat kerja sama bisnis antara para pengusaha permata di Israel untuk memasuki pasar baru, termasuk di Indonesia," ujar Dvash.
Kunjungan pengusaha permata Indonesia ke Israel itu diatur oleh atase Institut Ekspor Badan Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perekonomian Israel, Yoav Sidel, serta CEO ISDE, Eran Zini. Sidel ditempatkan di Kedutaan Besar Israel di Singapura.

Selain di bisnis permata, para pengusaha Indonesia itu dilaporkan menjajaki kerja sama dalam bidang agrikultur, medis serta tekstil.
Tahun lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sempat menyatakan ingin mempererat kerja sama dengan Indonesia. Namun, pemerintah Indonesia menyatakan tidak akan mengakui Israel sampai Palestina merdeka.
Indonesia juga menentang klaim Amerika Serikat yang menyatakan Kota Yerusalem adalah Ibu Kota Israel. Sebab, Palestina juga menyatakan Yerusalem Timur sebagai ibu kota mereka jika kelak merdeka.
Menurut penelusuran, Mufti Hamka Hasan adalah pemilik grup usaha Hati. Salah satu perusahaannya, PT Hati International bergerak dalam bidang konsultan usaha di bidang teknologi informasi, agrikultur serta energi terbarukan.
Sampai berita ini dibuat, CNNIndonesia.com belum mendapatkan konfirmasi langsung dari KADIN mengenai kunjungan itu.





Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Pendampingan Pengkaderan Bidang Ilmu MABA 2019 Pendampingan Pengkaderan Bidang Ilmu MABA 2019

22 Oktober 2019, 04:33:21

Karakter kepemimpinan di tingkat mahasiswa sangat penting. Bukan hanya bagi individu (pribadi), namun juga dalam tataran organisasi supaya prestasi yang pernah dicapai semakin meningkat ketika terjadi alih generasi kepemimpinan. Untuk mencapai hal tersebut, Universitas Narotama (UNNAR) mengadakan pendampingan Pengkaderan Bidang Ilmu (PBI) untuk mahasiswa baru (Maba) 2019. Acara pengkaderan dengan tema Out Bound Bela Negara tersebut dilaksanakan selama tiga hari, 18 ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Bisnis Gojek Disebut Baik-baik Saja Tanpa Nadiem Makarim
22 Oktober 2019, 09:00:18

Bisnis Gojek Disebut Baik-baik Saja Tanpa Nadiem Makarim

Managing partner sekaligus pendiri Ideosource, Edward Ismawan Chamdani mengatakan keputusan Nadiem Makarimuntuk hengkang tak menjadi masalah bagi keberlangsungan bisnis Gojek. Menurut Edward, bergabungnya Nadiem ke dalam Kabinet Kerja Jokowi Jilid .....