go green
Recent Issues

Arab Saudi Cabut Kewarganegaraan Anak Osama Bin Laden

Arab Saudi Cabut Kewarganegaraan Anak Osama Bin Laden

02 Maret 2019, 09:00:39

Jakarta, CNN Indonesia -- Kerajaan Arab Saudi telah menanggalkan kewarganegaraan Hamza bin Laden, putra Osama bin Laden pemimpin Al Qaida yang telah dibunuh. Hal ini disampaikan Kementerian Dalam Negeri Saudi melalui pernyataan yang disiarkan kantor berita resmi.
Keputusan Saudi untuk menanggalkan kewarganegaraannya dibuat atas perintah Kerajaan pada November, menurut pernyataan yang disiarkan di jurnal resmi Umul Qura, sebagaimana diberitakan Reuters.

Pada Kamis (28/2), Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan pihaknya menawarkan hadiah hingga $1 juta bagi pemberi informasi yang mengarah "kepada identifikasi atau lokasi di suatu negara" tentang Hamza. AS menyebut Hamza sebagai seorang pemimpin kunci Al Qaida.
Hamza, yang kini berusia sekitar 30 tahun, ketika itu berada di samping ayahnya di Afghanistan sebelum serangan 11 September. Menurut Brooking Institution, dia menghabiskan waktu bersama Osama di Pakistan setelah invasi pimpinan AS atas Afghanistan membuat banyak pemimpin senior Al Qaida terpojok.
Hamza diperkenalkan oleh pemimpin baru organisasi itu Ayman al-Zawahiri dalam satu pesan audio tahun 2015. Dia dianggap memberikan kesegaran bagi kelompoknya, dimana para pemimpin senior telah berjuang menginspirasi para militan di seluruh dunia yang dibangkitkan oleh Negara Islam.
Dia telah menyerukan aksi terorisme di ibu kota negara-negara Barat dan mengancam mengambil tindakan balasan terhadap AS atas pembunuhan ayahnya, kata Deplu AS pada 2017 ketika menyebutnya sebagai teroris dunia.
Hamza juga mengancam akan membidik orang-orang Amerika di luar negeri dan mendesak suku-suku Arab Saudi untuk bersatu dengan Al Qaida di Yaman di Semenanjung Arab melawan Arab Saudi, katanya.
Osama bin Laden dibunuh oleh pasukan khusus AS yang menyerbu kompleks kediamannya di Pakistan pada 2011. Hamza diperkirakan berada di bawah tahanan rumah di Iran pada saat itu, dan dokumen-dokumen yang ditemukan dari kompleks itu mengindikasikan bahwa para pembantu telah berusaha untuk menyatukannya kembali dengan ayahnya.


Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Rektor Melakukan Kunjungan ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Rektor Melakukan Kunjungan ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur

28 Januari 2020, 06:04:01

Rektor Universitas Narotama (UN) Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Jumat (24/1/2020) siang. Rektor beserta pejabat struktural Universitas Narotama antara lain Dr. M. Ikhsan Setiawan, ST, MT (Wakil Rektor I), Aryo Nugroho, S.Kom, MT (Dekan Fasilkom) dan Elok Damayanti, SE, MM (Kabag Kerjasama Dalam Negeri) diterima langsung oleh ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Tokopedia Gaet Pendanaan Akhir Sebelum Lepas Saham ke Amerika
28 Januari 2020, 09:00:26

Tokopedia Gaet Pendanaan Akhir Sebelum Lepas Saham ke Amerika

Tokopedia tengah menyelesaikan tahap akhir dari penggaetan investor untuk putaran pendanaan mereka. Mengutip Financial Times, penggalangan dana seri G ini diperkirakan jadi pengumpulan dana terakhir perusahaan ecommerce itu sebelum melepas saham perdana atau Initial .....