go green
Recent Issues

Hukum Tentara Pembantai Secara Islam

Hukum Tentara Pembantai Secara Islam

19 Maret 2012, 13:46:00

Milisi Taliban menuntut agar tentara Amerika Serikat pembantai 16 warga di Kandahar dapat diserahkan ke pemerintah Afganistan dan diadili dengan hukum Islam. Akibat insiden sadis tersebut, rencana perundingan antara AS dan Taliban batal.

Salah seorang pejabat Taliban yang tidak disebutkan namanya, dikutip dari CNN, Senin 19 Maret 2012, meyakini pembunuhan tersebut tidaklah dilakukan oleh seorang tentara saja. Dia mengatakan, pemerintahan boneka Taliban dan orang asing menutup mata akan hal ini.

"Tapi jika aksi ini dilakukan seorang diri, kami mau tentara itu diadili di Afganistan, berdasarkan hukum Islam. Pemerintah Afganistan harus menghukumnya," kata pejabat Taliban ini.

Tentara pembantai yang belakangan diketahui bernama Robert Bales ini sempat dilarikan ke Kuwait pekan lalu. Terakhir, dikabarkan tentara berpangkat sersan ini ditahan di penjara militer Fort Leavenworth, Kansas.

Menurut laporan AS, Bales bertindak sendiri saat memasuki rumah warga di Kandahar dan membantai 16 orang, termasuk wanita dan anak-anak. Insiden ini menambah daftar panjang kebencian warga Afganistan setelah sebelumnya terjadi peristiwa pembakaran Quran di salah satu pangkalan militer AS.

Akibat peristiwa ini, Taliban membatalkan rencana perundingan dengan AS di kantornya di Qatar. Agenda pertemuan adalah menemukan kesepahaman antara Taliban dengan komunitas internasional dan membahas isu spesifik dengan para pejabat AS.

Sebelumnya, langkah maju dibuktikan kedua pihak dalam mencapai perdamaian. Dalam perundingan awal, dilakukan pertukaran tahanan. Namun, Taliban mengatakan, perundingan berikutnya dibatalkan karena AS dianggap mengubah posisinya dan mengingkari janji.


• VIVAnews

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance

27 Oktober 2020, 11:40:18

Merencanakan keuangan pribadi dapat menyulitkan tanpa informasi yang tepat dan bantuan dari para ahlinya. Hal itu mendorong mahasiswa Program Studi Manajemen – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Lifepal menyelenggarakan acara Webinar dengan topik “Personal Finance”. Lebih dari 97 peserta dari prodi Manajemen dan prodi lain di UNNAR mengikuti acara yang berlangsung secara live via Zoom, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

RI Mulai Cari Alien dan Tempat Layak Huni di Luar Bumi 2021
27 Oktober 2020, 09:00:57

RI Mulai Cari Alien dan Tempat Layak Huni di Luar Bumi 2021 Jakarta,Jakarta, Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) mengatakan akan melakukan penelitian untuk mendeteksi dan karakterisasi planet di luar tata surya, atau exoplanet pada 2021. Peneliti LAPAN, Rhorom Priyatikanto mengatakan penelitian itu .....

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi
27 Oktober 2020, 09:00:22

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) meminta industri terlibat dalam penyusunan kurikulum dan pengajarannya, terutama untuk pendidikan vokasi. Hal itu dikatakan terkait survei McKinsey Indonesia yang menyebut 23 juta pekerjaan .....