go green
Recent Issues

14-3-1947:AS Bangun Basis Militer di Filipina

14-3-1947:AS Bangun Basis Militer di Filipina

14 Maret 2012, 13:37:12

Pada 65 tahun yang lalu, Amerika Serikat (AS) dan Filipina menyepakati Perjanjian Pangkalan Militer. Dalam perjanjian itu Filipina menyewakan lahan untuk pembangunan 16 pangkalan atau barak militer AS di sejumlah wilayah, termasuk di Teluk Subic dan kota Olongapo. Perjanjian itu berlaku selama 99 tahun.

Menurut stasiun televisi The History Channel, AS membangun dua pangkalan militer di Filipina, sekaligus yang terbesar di luar negeri. Pertama, pangkalan angkatan udara Clarck di kawasan hutan Cubi Point dan basis kekuatan laut di Teluk Subic.

Pangkalan militer itu langsung dimanfaatkan militer AS saat terlibat dalam Perang Korea awal dekade 1950-an. Komandan Operasi Angkatan Laut Laksamana Arthur Radford menilai pangkalan militer di Filipina itu sangat penting bagi kepentingan pertahanan AS di Pasifik Barat Daya.

Namun, pangkalan militer AS di Filipina tidak bisa berlangsung lama. Pada tanggal 15 Juni 1991, Gunung Pinatubo yang letaknya berjarak 32 km dari Teluk Subic meletus dan menimbulkan kerusakan dahsyat di wilayah-wilayah sekitarnya, termasuk semua pangkalan militer AS.

Selain itu, kalangan politisi Filipina menentang keberadaan militer AS di negeri mereka. Pemerintah Filipina dan AS terpaksa mengakhiri perjanjian sewa-menyewa lahan untuk pangkalan militer. Militer Amerika akhirnya meninggalkan Filipina 24 November 1992.
• VIVAnews

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Riset Sejak Tahun 2000, Mahasiswa Magister Teknik UNNAR Eksplorasi Bioconc untuk Pembuatan Beton Ramah Lingkungan Riset Sejak Tahun 2000, Mahasiswa Magister Teknik UNNAR Eksplorasi Bioconc untuk Pembuatan Beton Ramah Lingkungan

18 Oktober 2019, 03:33:02

Sumber daya alam (SDA) Indonesia yang begitu melimpah seharusnya menjadi kesempatan para peneliti untuk membuat riset mengenai hal tersebut dengan lebih intens. Hal itulah yang dilakukan oleh Makno Basoeki, lulusan program studi Magister Teknik Universitas Narotama (UNNAR). Sejak tahun 2000, Makno melakukan eksplorasi sumber daya alam untuk membuat produk beton karya anak bangsa yang berkualitas. “Diawali dari keprihatinan saya karena masih ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

188 Saham Menguat, IHSG Naik ke Level 6.169
18 Oktober 2019, 09:00:03

188 Saham Menguat, IHSG Naik ke Level 6.169 Jakarta -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di posisi 6.169 pada Rabu (16/10) sore. Posisi tersebut menguat 0,19 persen dibandingkan Selasa (15/10). RTI Infokom mencatat investor membukukan transaksi sebesar Rp8,8 .....

Server BMKG Diretas
17 Oktober 2019, 09:00:16

Server BMKG Diretas

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan dan Geofisika (BMKG) menyebut server yang menangani data kualitas udara PM10 diretas. Peretasan ini menyebabkan tidak berfungsinya pengiriman otomatis data polutan PM10 di situs dan .....