go green
Recent Issues

Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba Lewat Mainan Anak

Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba Lewat Mainan Anak

01 Januari 2020, 09:00:02

Jakarta -- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap peredaran narkoba berjenis ekstasi yang disembunyikan menggunakan bungkusan mainan anak di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat. Polisi juga menembak mati salah seorang pelaku.

Upaya pengedaran barang haram itu mulanya terungkap setelah polisi mengamankan seorang pengedar narkoba berinisial HR pada Kamis (26/12) lalu.

"Ditaruh di dalam tempat mainan kemudian tersangka berinisial HR tinggal ambil dan mengedarkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Minggu (29/12).

Dalam keterangannya, Yusri menjelaskan bahwa penangkapan HR bermula dari laporan masyarakat sekitar. Saat penangkapan, HR kedapatan memiliki barang bukti berupa 1.800 pil ekstasi.

Kemudian, setelah melakukan penggeledahan di apartemen tersangka, polisi menemukan kembali 200 butir ekstasi.

"Jadi total sekitar 2000 butir ekstasi," kata Yusri.

Dalam hal ini, diketahui bahwa terdapat pengedar lain yang melakukan pengedaran narkoba dengan modus yang sama, yakni KN. Kini, polisi telah menetapkan KN dalam daftar pencarian orang (DPO).

Saat melakukan pencarian, tersangka HR disebutkan telah bersedia untuk membantu polisi dalam mencari KN. Namun dalam pencariannya, kata Yusri, HR mencoba kabur dan melakukan perlawanan kepada petugas dengan berusaha merebut senjata.

"(Petugas) mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan HR dengan tembakan. Pada saat dalam perjalanan menuju RS Kramat Jati. HR meninggal dunia," jelasnya.

Kendati demikian, Yusri mengatakan pencarian terhadap KN masih terus berlanjut. Hal itu dilakukan guna dapat memotong peredaran narkoba menjelang perayaan tahun baru yang diprediksi meningkat.

"Mereka beredar di Kemayoran bahkan hingga Jakarta Barat. Masih kami kejar terus, tim sudah mengantongi identitas pelaku, tim masih di lapangan beserta dengan Kasubdit juga masih mengejar terus, semoga cepat terungkap," kata Yusri.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur

24 Februari 2020, 01:50:17

Program studi Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Universitas Narotama Surabaya, Jumat (21/2/2020) gelar Balsa Bridge Competition yang diikuti 40 tim sekolah SMA dan SMK se Jawa Timur. Kompetisi Balsa Bridge ini merupakan satu diantara kegiatan dari serangkaian acara yang digelar tahunan Civil Nation 2020. Liliana Hannes, sie acara Balsa Bridge Competition Universitas Narotama Surabaya menyampaikan bahwa kompetisi Balsa Bridge memang sengaja dipilih ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor
23 Februari 2020, 09:00:29

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor Jakarta, Pakar keamanan siber dari CISSReC Doktor Pratama Persadha menyatakan Badan Pusat Statistik (BPS) wajib menjaga keamanan data Sensus Penduduk 2020, mengingat ada potensi terjadi kebocoran data seperti di Ekuador, .....