go green
Recent Issues

Polisi Ungkap Kronologi Pencabulan Habib Husein di Bekasi

Polisi Ungkap Kronologi Pencabulan Habib Husein di Bekasi

24 Desember 2019, 09:00:02

Jakarta -- Polda Metro Jaya mengungkapkan tersangka dugaan pencabulan Habib Husein Alatas (HA) membuat korban tak sadarkan diri dengan cara merapal semacam doa dan menepuk bahu korban. Dugaan pencabulan dilakukan Habib Husein dengan kedok proses pengobatan alternatif.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus setelah korban tak sadarkan diri, Husein mencabuli korban dengan cara menyentuh bagian tubuh korban.

"Dengan cara membacakan doa-doa kemudian menepuk bahu daripada si korban. Di situ korban tertidur," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (20/12).

Saat Husein menjalankan aksinya, korban lantas tersadar. Yusri memastikan bahwa tersangka tidak berhubungan intim dengan korban.

Setelah tersadar korban merasakan ada hal yang aneh dalam pengobatan Habib Husein. Korban pun langsung melarikan diri dan melapor ke polisi.

"Korban berteriak dan melarikan diri," kata Yusri.

Dugaan tersebut semakin kuat setelah polisi melakukan visum terhadap korban di RS Polri Kramatjati.

"Bagian sensitif korban mengalami luka," ungkap Yusri.

Yusri menuturkan korban baru pertama datang berobat kepada Habib Husein. Penyakitnya adalah pendarahan rahim.

Korban mendatangi Habib Husein setelah mendapat rekomendasi dari temannya. Habib Husein diduga memiliki ketertarikan kepada korban yang melaporkan aksi tersangka.

Habib Husein diringkus polisi pada Senin (16/12) kemarin di Bekasi terkait dugaan pencabulan.

Yusri menuturkan Habib Husein tiap harinya bekerja memberikan jasa pengobatan tradisional. Praktik itu dilakukan Husein di Ciledug, Bekasi, Jawa Barat.

Habib Husein telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Ia dijerat dengan Pasal 290 tentang pencabulan.

Polisi masih melakukan pendalaman terhadap perkara ini untuk menemukan kemungkinan korban lain. sampai saat ini pihak kepolisian telah memeriksa empat orang saksi, termasuk korban.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur

24 Februari 2020, 01:50:17

Program studi Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Universitas Narotama Surabaya, Jumat (21/2/2020) gelar Balsa Bridge Competition yang diikuti 40 tim sekolah SMA dan SMK se Jawa Timur. Kompetisi Balsa Bridge ini merupakan satu diantara kegiatan dari serangkaian acara yang digelar tahunan Civil Nation 2020. Liliana Hannes, sie acara Balsa Bridge Competition Universitas Narotama Surabaya menyampaikan bahwa kompetisi Balsa Bridge memang sengaja dipilih ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor
23 Februari 2020, 09:00:29

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor Jakarta, Pakar keamanan siber dari CISSReC Doktor Pratama Persadha menyatakan Badan Pusat Statistik (BPS) wajib menjaga keamanan data Sensus Penduduk 2020, mengingat ada potensi terjadi kebocoran data seperti di Ekuador, .....