go green
Recent Issues

BMKG Deteksi 1.211 Titik Panas Kepung Sumatera Pagi Ini

BMKG Deteksi 1.211 Titik Panas Kepung Sumatera Pagi Ini

12 September 2019, 09:00:02

Jakarta -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendetekssi sekitar 1.211 titik panas mengepung wilayah Sumatera, Rabu (11/9) pagi. Titik panas ini menjadi indikasi awal terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan data BMKG Stasiun Pekanbaru, pada pukul 06.00 WIB satelit Terra Aqua mendeteksi daerah paling banyak titik panas adalah Provinsi Jambi dengan 496 titik, Sumatera Selatan 305 titik, dan Provinsi Riau 258 titik, dikutip dari ANTARA.

Kemudian 77 titik panas di Provinsi Bangka Belitung, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau masing-masing 11 titik, Sumatera Utara 10 titik, dan Bengkulu satu titik panas.

Khusus di Riau, 258 titik panas paling banyak di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yakni mencapai 143 titik. Kemudian di Kabupaten Pelalawan 47 titik, Indragiri Hulu (Inhu) 25 titik, Rokan Hilir (Rohil) 23 titik, Bengkalis 9 titik, Kuantan Singingi 3 titik, Rokan Hulu 2 titik, dan Kota Dumai ada satu titik.

Titik-titik panas ini menjadi perhatian serius mengingat menjadi indikasi awal terjadinya karhutla yang memiliki dampak domino terhadap masyarakat. Di Riau sendiri misalnya, asap Karhutla hingga kini masih menyelimuti Kota Pekanbaru dan mengakibatkan kualitas udara menurun ke status tidak sehat.

Wakil Gubernur Riau Edy Nasution mengatakan seluruh upaya pemadaman sudah dilakukan oleh tim gabungan di Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Riau. Namun kondisi cuaca yang panas menyebabkan pemadaman kebakaran terutama di lahan gambut menjadi relatif sulit.

"Seluruh upaya sudah dilakukan, ada lebih 5.000 personel Satgas Karhutla di lapangan," kata Edy Nasution usai salat Istisqa untuk meminta hujan di lapangan kantor Gubernur Riau di Pekanbaru.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membakar lahan dan turut berdoa sesuai agama masing-masing agar hujan segera turun.

Sementara itu, seluruh sekolah di Kota Pekanbaru diliburkan karena kondisi udara tidak sehat tercemar asap Karhutla. Sekolah-sekolah terlihat sepi karena aktivitas belajar mengajar dihentikan sampai kualitas udara membaik.

"Ini hari kedua sekolah diliburkan, biasanya ramai karena ada 250 lebih siswa di sini," kata penjaga sekolah SD Muhammadiyah 1, Adi.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fakultas Hukum UNNAR Gelar Diskusi Publik Tentang Perubahan UU KPK Fakultas Hukum UNNAR Gelar Diskusi Publik Tentang Perubahan UU KPK

21 Oktober 2019, 03:35:09

Fakultas Hukum Universitas Narotama (UNNAR) mengadakan Diskusi Publik dalam rangka uji kritis terhadap UU KPK, Sabtu (19/10/2019). Beberapa catatan kritis disajikan oleh 3 pakar dari Fakultas Hukum UNNAR, yaitu Dr. Rusdianto Sesung, SH, MH, Dr. H. Sunarno Edy Wibowo, SH, M.Hum, dan Dr. Moh. Saleh, SH, MH, dengan moderator Dr. Nynda Fatmawati Octarina, SH, MH. Rusdianto mengatakan universitas harus menjadi ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Densus 88 Tangkap Petani Kopi Lampung Anggota JAD
21 Oktober 2019, 09:00:34

Densus 88 Tangkap Petani Kopi Lampung Anggota JAD Jakarta -- Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris di Pesawaran, Lampung, pukul 17.30 WIB, Sabtu (19/10). Terduga teroris berinisial LH (41) ini merupakan buronan kasus terorisme tahun lalu. "Pekerjaannya .....

Server BMKG Diretas
17 Oktober 2019, 09:00:16

Server BMKG Diretas

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan dan Geofisika (BMKG) menyebut server yang menangani data kualitas udara PM10 diretas. Peretasan ini menyebabkan tidak berfungsinya pengiriman otomatis data polutan PM10 di situs dan .....