go green
Recent Issues

Hari Pertama Tarif Normal MRT, Penumpang Turun 4.919 Orang

Hari Pertama Tarif Normal MRT, Penumpang Turun 4.919 Orang

20 Mei 2019, 09:00:03

Jakarta -- Jumlah penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) turun pasca-penetapan tarif normal. Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhamad Kamaludin menyebut penumpang harian turun sekitar 5.000 orang.

"Yang menggunakan layanan Senin kemarin berjumlah 77.696 penumpang dari rata-rata pengguna bulan lalu sebesar 82.615," kata Kamal saat dihubungi, Selasa (14/5).

Dari data yang dimiliki MRT, stasiun yang dalam keadaan terpadat ialah Bundaran HI, Lebak Bulus, dan Dukuh Atas. Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati menjelaskan keadaan itu masih dalam situasi stagnan.

Ia menjelaskan tarif yang naik tersebut tak terlalu berdampak kepada jumlah penumpang dan masih di atas target penumpang yang ditetapkan DKI.

"Jumlah penumpang MRT Senin kemarin hari pertama penetapan tarif 100 persen itu sebanyak 77.696. Itu oke dong," kata Sri.

Sri menjelaskan, DKI memiliki target penumpang di tahun 2019 mencapai 65 ribu per hari. Angka ini masih terus dievaluasi oleh DKI untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

"Kita semua evaluasi secara teknis ada di dinas, ada di biro dan asisten. Kita juga nanti akan bicarakan integrasi fisik dan rutenya," ucap dia dia.

Terakhir, Sri mengatakan pihaknya akan mempelajari kembali kemungkinan pemisahan tarif bagi kelompok. Salah satu di antaranya adalah pengkajian tarif bagi pelajar.

"Kalau ada usul boleh saja. Tapi kita lihat nanti. Kalau ada usul masyarakat enggak bisa langsung. Nanti kita cari dulu," tutur dia.

Tarif MRT per tanggal 13 Mei kembali normal setelah sebelumnya mendapat diskon khusus sebesar 50 persen. Tarif MRT sendiri sebesar Rp3.000 hingga Rp14.000.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Prodi Sistem Informasi UNNAR Jalin Kerjasama dengan Komunitas Odoo Indonesia Prodi Sistem Informasi UNNAR Jalin Kerjasama dengan Komunitas Odoo Indonesia

22 Juli 2019, 06:13:02

Program Studi Sistem Informasi– Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR) yang berkonsentrasi pada pengembangan solusi bisnis memandang perlu melakukan kerjasama dalam pengembangan Odoo. Kerjasama ini dijalin dengan Komunitas Odoo Indonesia yang diwakili oleh Agung Hario, S.Kom, praktisi dalam bidang pengembangan Enterprise Resources Planning (ERP) dengan framework Odoo. Kerjasama tersebut diwujudkan dengan pengenalan Odoo yang dipimpin oleh Kaprodi Sistem Informasi, Immah ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Dua Pembobol Kantor Partai Berkarya Dibekuk
22 Juli 2019, 09:00:03

Dua Pembobol Kantor Partai Berkarya Dibekuk Surabaya -- Polisi meringkus dua orang yang diduga melakukan pembobolan dan pencurian kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai BerkaryaKota Surabaya, di Jalan Kutisari, Surabaya. Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tenggilis Mejoyo .....

Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dibuka Sampai 9 Agustus 2019
22 Juli 2019, 09:00:03

Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dibuka Sampai 9 Agustus 2019 Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka pendaftaran beasiswa unggulan Kemendikbud mulai 17 Juli hingga 9 Agustus 2019. Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Kemendikbud, Suharti mengatakan beasiswa .....

OJK Sebut 46 Fintech Masuk Uji Izin Operasi
22 Juli 2019, 09:00:03

OJK Sebut 46 Fintech Masuk Uji Izin Operasi Jakarta -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah memproses 46 perusahaan teknologi finansial (fintech) untuk masuk uji regulatory sandbox dalam rangka pemberian izin operasi. Sejumlah perusahaan fintech ini berasal dari berbagai .....