go green
Narotama News & Events

Tim Mahasiswa Prodi MKN UNIVERSITAS NAROTAMA Juara Umum II Lomba Kemahiran Membuat Akta PPAT dan Notariil PTS Se-Indonesia

Tim Mahasiswa Prodi MKN UNIVERSITAS NAROTAMA Juara Umum II Lomba Kemahiran Membuat Akta PPAT dan Notariil PTS Se-Indonesia

09 Oktober 2020, 14:44:05

1623Prestasi yang membanggakan diukir oleh mahasiswa Program Studi Magister Kenotariatan (MKN) Fakultas Hukum (FH) Universitas Narotama (UNNAR). Tim Vide Et Testimonia mahasiswa Prodi MKN terdiri atas Rr Monica Rizki Azhari Amin, Muhammad Firdaus, dan Stephen Sianturi, berhasil meraih Juara Umum II Lomba Kemahiran Membuat Akta PPAT dan Notariil PTS Se-Indonesia (Offline) yang berlangsung di Denpasar, 2-3 Oktober 2020.
Juara Umum II tersebut diperoleh Tim Vide Et Testimonia setelah mengantongi Juara 2 Isi Akta Terbaik (Memenuhi Semua Aspek Yang Dinilai), Juara 3 Isi Akta Terbaik (Dasar Hukum dan Logika Hukum), dan Juara 3 Akhir Akta Terbaik (Pembuatan Awal-Isi-Akhir Akta). Sementara itu, Tim MKN`19 C UNNAR terdiri atas Maria Ulfah, Ninik Alfiyah dan Kevin Jonathan meraih Juara 2 Isi Akta Terbaik (Dasar Hukum dan Logika Hukum).
Begitu pula untuk lomba Online, Tim Pejuang Sukses atas nama Masyitho Rahmawati, Hana Djaja Waluja, dan Herlin Djaja Waluja, sebagai Juara 1 Akta Terbaik (Memenuhi Semua Aspek Yang Dinilai), Juara 3 Awal Akta Terbaik (Komparisi dan Premisse dan Memformulasikan Persoalan ke dalam bentuk Akta Notaris). Tim MKN19-A atas nama Prayoga Pranowo, Yudi Efendi dan Meike Binsyeneder, meraih Juara 2 Akhir Akta Terbaik (Pembuatan Awal-Isi dan Akhir Akta).
Tim MKN`19 A atas nama Manik Lingkar Katulistiwi, Muhammad Nurul Ihsan dan Rina Mustika Wahyuni, sebagai Juara 2 Awal Akta Terbaik (Komparisi dan Premisse dan Memformulasikan Persoalan ke dalam bentuk Akta Notaris), dan Juara 3 Akta Terbaik (Memenuhi Semua Aspek Yang Dinilai).
Lomba Kemahiran Membuat Akta PPAT dan Notariil PTS Se-Indonesia tersebut diselenggarakan oleh Prodi MKN Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (PPs Unwar) bekerjasama dengan Forum Program Studi Magister Kenotariatan Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia, Pengwil Ikatan Notaris Indonesia (INI) Provinsi Bali dan Pengwil Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah Provinsi Bali.
Kepala Program Studi MKN UNNAR Dr. Habib Adjie, SH, M.Hum mengatakan bahwa keberhasilan yang diraih para mahasiswa dalam lomba tersebut merupakan bukti kualitas mahasiswa dan proses pembelajaran yang berlangsung selama dibentuknya Program Studi MKN.
“Apa yang telah diraih oleh mahasiswa ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang berlangsung di MKN Universitas Narotama sudah on the track,” kata Habib Adjie. [UN]

Foto: Piala dan Piagam

print  word  pdf

 

Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance

27 Oktober 2020, 11:40:18

Merencanakan keuangan pribadi dapat menyulitkan tanpa informasi yang tepat dan bantuan dari para ahlinya. Hal itu mendorong mahasiswa Program Studi Manajemen – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Lifepal menyelenggarakan acara Webinar dengan topik “Personal Finance”. Lebih dari 97 peserta dari prodi Manajemen dan prodi lain di UNNAR mengikuti acara yang berlangsung secara live via Zoom, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Ekspor Udang Jadi Primadona saat Pandemi Corona
01 November 2020, 09:00:05

Ekspor Udang Jadi Primadona saat Pandemi Corona Jakarta -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan komoditas udang masih menjadi primadona permintaan global untuk sektor kelautan dan perikanan di tengah pandemi virus corona (covid-19). "Meski pandemi Covid-19 masih berlangsung, .....

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi
27 Oktober 2020, 09:00:22

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) meminta industri terlibat dalam penyusunan kurikulum dan pengajarannya, terutama untuk pendidikan vokasi. Hal itu dikatakan terkait survei McKinsey Indonesia yang menyebut 23 juta pekerjaan .....