go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Mahasiswi Hukum UN Raih Medali Perunggu Cabor Basket di SEA Games 2019

Mahasiswi Hukum UN Raih Medali Perunggu Cabor Basket di SEA Games 2019

21 Desember 2019, 02:04:09

Lea Elvensia Wolobubo Kahol, mahasiswi Program Studi Ilmu Hukum – Fakultas Hukum Universitas Narotama (UN) berhasil meraih medali perunggu dari cabang olahraga Basket Putri di SEA Games 2019 Filipina, Senin (9/12/2019). Timnas basket putri Indonesia berhasil mengakhiri turnamen SEA Games 2019 dengan raihan medali perunggu setelah menang pada laga terakhir atas tim negara Malaysia.
Lea Elvensia Wolobubo Kahol masuk seleksi tahap awal Tim Nasional Basket Putri Indonesia untuk SEA Games 2019 dari 24 pemain yang mengikuti seleksi pada 10 Juli 2019 di GOR CLS Kertajaya dan BTN CLS Court Dharmahusada. Mereka dipilih langsung oleh tim pelatih yang dipimpin oleh Kepala Pelatih Lori Chizik dari Australia. Tiga asisten pelatih yang membantunya adalah Wellyanto Pribadi, Koko Heru Setyo Nugroho, dan Marlina Herawan.
Meski bertarung di babak grup, tetapi pertandingan ini juga menjadi penentu siapa yang meraih medali perunggu. Sebab, Indonesia dan Malaysia sama-sama menelan dua kekalahan pahit sebelumnya. Kekalahan ini membuat mereka bertanding di laga ketiga untuk memperebutkan medali perunggu. Mengingat jumlah peserta cabang olahraga basket putri hanya empat negara, maka tidak ada sistem babak semifinal ataupun final dalam penyelenggaraannya.
Pada laga penentuan kontra Malaysia, Indonesia juga tidak meraih kemenangan dengan mudah. Mereka sempat tertinggal pada kuarter pertama sebelum akhirnya bangkit dan meraih kemenangan dengan skor akhir 70-59. Menanggapi kemenangan ini, pelatih kepala Lori Chizik mengapresiasi kerja keras dari anak asuhnya yang tidak mengenal lelah meski sempat tertinggal dengan margin yang cukup jauh.
“Kami tahu sejak awal bahwa Malaysia akan bermain keras dan ngotot di gim ini. Saya akui kami juga sempat gugup menghadapi gempuran mereka. Oleh karena itu, kami sempat tertinggal 10 poin di kuarter pertama. Namun, di kuarter kedua, kami bermain lebih lepas dan menjalankan sistem bertahan yang baik. Mereka hanya mencetak enam poin dan sisanya kami menjaga skor agar tetap berada di pihak kita,” ucap Lori. [nar, https://www.ligaolahraga.com/basket/sea-games-2019-timnas-basket-putri-pulang-dengan-medali-perunggu]

Foto: Lea Elvensia Wolobubo Kahol (belakang, dua dari kiri)

print  word  pdf

 

Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif

07 April 2020, 10:45:59

Pandemi COVID-19 telah mengubah pola pendidikan konvensional yang mendadak harus dilakukan berbasis dalam jaringan (daring = online). Beberapa sekolah mengalami kesulitan mengadopsi cara belajar daring dan melakukan pemantauan yang terekam secara rapi. Banyak siswa mengeluh dan menganggap belajar daring hanyalah tugas daring saja. Menyikapi kondisi tersebut, Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Narotama tergerak memberikan solusi dengan BELINDA & JUMINTEN sebagai ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Bos Zoom Berusaha Merebut Kembali Kepercayaan Penggunanya
09 April 2020, 09:00:01

Bos Zoom Berusaha Merebut Kembali Kepercayaan Penggunanya JakartaJakarta, Pendiri dan CEO Zoom Eric Yuan mengakui aplikasi konferensi video Zoom memiliki masalah keamanan dan privasi. Menurutnya, perusahaan tengah mengupayakan untuk mengatasi hal tersebut. Yuan mengatakan perusahaan telah menghentikan proyek .....

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan JakartaJakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terdapat tiga permasalahan pendidikan yang harus segera diatasi di Indonesia. Ia menyatakan persoalan itu merujuk pada hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) .....