go green
Narotama News & Events

Persiapan Pra PON 2020, Mahasiswi UNNAR Berangkat ke Jepang

Persiapan Pra PON 2020, Mahasiswi UNNAR Berangkat ke Jepang

31 Agustus 2019, 07:04:15

Lolos menjadi atlet yang ikut bertanding dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 adalah keinginan Jasmine Michella, mahasiswi Universitas Narotama (UNNAR). Ia merupakan atlet Karate yang mewakili NTT. Sebelum bisa lolos ke PON, Jasmine harus mengikuti Pra PON yang diadakan pada awal November 2019.
“Kebetulan saya dan 2 atlet lain dibentuk untuk menjadi tim beregu di Pra PON 2020 dari NTT. Saya, Maria Yosephina Dengor (Osi), dan Eleonora Ao (Elen) sudah dibentuk sejak 4 bulan yang lalu dan alhamdulillah kami sudah mengikuti banyak kejuaraan dan meraih kemenangan meskipun belum juara 1,” katanya.
Terakhir, mereka bertiga meraih medali perak dalam Walikota Surabaya International Open - Karate Championship 2019. Jasmine mengakui dalam kejuaraan tersebut tim mereka sudah mulai menemukan keselarasan yang mereka latih selama ini.
“Selama 4 bulan ini kami sempat lepas satu sama lain karena ego masing-masing. Sampai kemudian Osi bilang kalau dia ingin sekali kami menang di piala Walikota itu. Dari situ kami mulai berusaha lagi membangun percaya diri, menyatukan semangat dan berlatih keras,” tutur mahasiswi Fakultas Hukum UNNAR itu.
Karena medali perak yang mereka raih, mereka diberi kesempatan oleh NTT untuk berlatih di Jepang bersama Japan Karate Association (JKA) atas hasil kesepakatan kerjasama antara NTT dan JKA. “Atlet NTT yang meraih medali emas, perak, dan perunggu di piala Walikota kemarin akan diberangkatkan ke Jepang untuk latihan pada bulan Oktober selama 1 bulan. Kami tidak muluk-muluk ingin menang di PON, target kami bisa lolos sehingga NTT tidak lagi dipandang sebelah mata. Jadi kami akan berlatih dengan keras,” ujar gadis kelahiran 17 Juni 2000 itu.
Selama 4 bulan itu pun Jasmine merasakan tantangan besar tergabung dalam tim beregu. Pasalnya, Jasmine sudah cukup lama tidak menjadi atlet karena fokus menjadi pelatih. Namun karena permintaan KONI NTT, Jasmine harus menjadi atlet dalam tim beregu bersama dua orang lainnya.
“Beregu itu jauh lebih sulit karena gerakan kami benar-benar harus sama sampai harus seperti cermin. Latihan di matras saja sama sekali tidak cukup. Kami harus sinkronisasi dari keseharian juga. Tidur bareng, kemana-mana bareng. Benar-benar harus membangun chemistry. Sampai-sampai di dapur pun kami menghabiskan waktu bersama sambil berlatih agar gerakan kami sama. Ini memang tantangan tapi terasa seru sekali,” tutupnya. [humas]

print  word  pdf

 

Julia Lastremschi, Influencer Moldova Kuliah di Universitas Narotama Demi Bangun Bisnis Masa Depan Julia Lastremschi, Influencer Moldova Kuliah di Universitas Narotama Demi Bangun Bisnis Masa Depan

10 Oktober 2019, 08:24:34

Kuliah ke luar negeri pilihan serius dan tidak bisa sekadar main-main. Paling tidak itu yang ditunjukkan Julia Lastremschi, mahasiswi asal Republik Moldova yang berkuliah di Universitas Narotama (UNNAR) demi membangun bisnis bagi masa depannya. Julia punya mimpi besar untuk membangun bisnis di masa depan dan mewujudkannya dengan memilih belajar manajemen dan marketing di luar negeri. "Aku selalu ingin belajar ke luar negeri. ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Investor AS Siap Tanamkan Investasi Rp1,4 T di RI
14 Oktober 2019, 09:00:00

Investor AS Siap Tanamkan Investasi Rp1,4 T di RI Jakarta -- Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Panjaitan mengatakan perusahaan investasi swasta asal Amerika Serikat (AS) bernama Overseas Private Investment Corporation (OPIC) berencana menggelontorkan dana sebesar US$100 juta atau setara Rp1,4 .....

Huawei Indonesia Janjikan Latih SDM Sebelum Terapkan 5G
14 Oktober 2019, 09:00:00

Huawei Indonesia Janjikan Latih SDM Sebelum Terapkan 5G

Huawei Indonesia menyatakan sampai saat ini masih ada kesenjangan antara ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia dan perkembangan konektivitas 5G. Alhasil, Direktur ICT Strategy Huawei Indonesia, Mohammad Rosidi, menjanjikan .....