go green
Narotama News & Events UNNAR Peringati Hardiknas 2018 UNNAR Peringati Hardiknas 2018

03 Mei 2018, 02:26:21

Civitas akademika Universitas Narotama (UNNAR) memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan mengadakan Upacara Bendera pada hari Rabu, 2 Mei 2018 pukul 07.00 – 07.45 WIB bertempat di halaman kampus, jalan Arief Rachman Hakim 51 Surabaya. Bertindak sebagai inspektur upacara, Rektor UNNAR Hj. Rr. Iswachyu Dhaniarti DS, ST, M.HP. Upacara ini diikuti oleh pejabat struktural, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa UNNAR.
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof. Mohamad Nasir dalam sambutan tertulis yang dibacakan Rektor Hj. Rr. Iswachyu Dhaniarti DS, ST, M.HP mengatakan, keharusan perguruan tinggi melaksanakan riset serta inovasi semakin penting dalam situasi sosial yang penuh disrupsi di era sekarang ini, terutama dengan dorongan Revolusi Industri 4.0. Di dalam bukunya, The Fourth Industrial Revolution, Klaus Schwab menerangkan tentang arus revolusi yang menggabungkan teknologi fisik, digital dan biologis yang berdampak pada semua disiplin ilmu.
“Internet of things, genetic editing, artificial intelligent, big data mining, mobil swakendara, superkomputer, adalah bentuk-bentuk teknologi yang merevolusi cara kita menjalani kehidupan,” kata Mohamad Nasir.
Tema peringatan Hardiknas tahun 2018 adalah ”Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”. Kendati demikian, Kemenristekdikti berdasarkan tantangan yang tengah dihadapi pada era disrupsi ini, secara khusus mengangkat sub tema Hardiknas tahun 2018 ”Membumikan Pendidikan Tinggi, Meninggikan Kualitas Sumber Daya Manusia”. Bahkan, sebagai kontribusi nyata, pada momen Hardiknas tahun 2018 ini Kemenristekdikti juga mendukung program nasional dengan menyelenggarakan sarasehan bertajuk ”Sumbangsih Pendidikan Tinggi untuk Wujudkan Citarum Harum” yang penyelenggaraannya dipusatkan di Kota Bandung, 3 Mei ini.
Tema tersebut dapat kita maknai bahwa pendidikan tinggi Indonesia harus bisa menjawab problem sosial yang dewasa ini terus bertambah banyak, baik dalam jenisnya maupun substansinya. Harapan ini dapat diwujudkan oleh para ahli di bidangnya masing-masing, yang umumnya dihasilkan oleh perguruan tinggi. Semakin banyak sumber daya manusia yang berkualitas yang dihasilkan oleh perguruan tinggi, Insya Allah, semakin banyak alternatif solusi yang dapat diberikan untuk menjawab masalah di masyarakat. [nar]
Foto: Rektor UNNAR Hj. Rr. Iswachyu Dhaniarti DS, ST, M.HP bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional, Rabu 2 Mei 2018.


print  word  pdf

 

Bedah Buku Kebijakan Formultaif Terhadap Pidana Penjara Seumur Hidup Bedah Buku Kebijakan Formultaif Terhadap Pidana Penjara Seumur Hidup

24 Mei 2018, 02:22:07

Kelemahan pidana penjara seumur hidup yaitu tidak memungkinkan mengembalikan narapidana ke tengah masyarakat, narapidana penjara seumur hidup tidak mungkin mengikuti tahap-tahap pembinaan, dan narapidana penjara seumur hidup tidak memiliki hak seperti narapidana penjara lainnya. Hal itu disampaikan oleh Dr. Otto Yudianto, SH, M.Hum selaku penulis dalam acara Bedah Buku “Kebijakan Formultaif Terhadap Pidana Penjara Seumur Hidup Dalam Rangka Pembaharuan Hukum ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News