go green
Narotama News & Events

Universitas Narotama Selenggarakan Seminar Nasional dan Launching Konsorsium Pengelola Jurnal Pengabdian

Universitas Narotama Selenggarakan Seminar Nasional dan Launching Konsorsium Pengelola Jurnal Pengabdian

14 April 2021, 15:12:11

1704Universitas Narotama (UN) Surabaya menyelenggarakan Seminar Nasional dan Launching Konsorsium Pengelola Jurnal Pengabdian dengan tema “Konektivitas Pengabdian Melalui Digitalisasi Jurnal di Era Pandemi Covid-19 untuk Kemajuan Bangsa” yang dilaksanakan secara daring dengan `zoom meeting` pada Jumat, 9 April 2021 pukul 08:45 – Selesai (waktu Surabaya).
Kegiatan yang diikuti lebih dari 190 peserta ini menghadirkan pembicara Prof. Dr. Okid Parama Astirin, MS (Guru Besar FMIPA, Ketua LPPM Universitas Sebelas Maret, Reviewer Nasional Pengabdian) dengan moderator Hanik S.Pd.I, M.Pd (Universitas Muria Kudus) dan Dr. Agung Winarno, MM (Kepala Pusat Sumber Daya Wilayah dan KKN Universitas Negeri Malang) dengan moderator Assoc.Prof. S. Syaiful (Kep. Lab. Transportasi Universitas Ibn Khaldun Bogor).
Acara pembukaan oleh Sekretaris Konsorsium, Marwahyudi, MT (Universitas Sahid Surakarta), kemudian sambutan pembukaan oleh Rektor Universitas Narotama selaku Ketua Konsorsium Pengelola Jurnal Pengabdian, Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM.
Sri Wiwoho Mudjanarko dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut berawal dari keinginan beberapa dosen lintas perguruan tinggi akan kebutuhan aktualisasi di bidang jurnal pengabdian yang dirasa sangat kurang sekali dibandingkan jurnal penelitian. Untuk itu terbentuklah Konsorsium Pengelola Jurnal Pengabdian dan telah ditunjuk dirinya (Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM-red) sebagai Ketua Konsorsium. Pada awal kepanitiaan, keanggotaan berasal dari 28 PTN/PTS berbagai penjuru Indonesia termasuk Papua.
“Harapan konsorsium ini adalah saling asih asuh terhadap pengelolaan jurnal pengabdian, bertukar artikel, reviewer, membuat jurnal pengabdian, meningkatkan akreditasi indek Sinta Dikti dan berusaha meningkatkan akreditasi Internasional,” kata Sri Wiwoho Mudjanarko.
Perbandingan jumlah jurnal penelitian dan pengabdian, saat ini jumlah jurnal pengabdian masyarakat hanya 70 (1%) dibandingkan jurnal penelitian yakni 5.920 (99%). Dari segi kuantitas jurnal dan prosiding tercatat data 75.017 jurnal dan prosiding penelitian dan pengabdian masyarakat. Dari jumlah itu, jurnal prosiding penelitian 95% (+- 71.266) dan jurnal prosiding pengabdian masyarakat 5% (+- 3.750) dengan status jurnal terakreditasi, belum terakreditasi, dan jurnalnya mati suri. [UN]

Foto: Seminar Nasional dan Launching Konsorsium Pengelola Jurnal Pengabdian dengan tema “Konektivitas Pengabdian Melalui Digitalisasi Jurnal di Era Pandemi Covid-19 untuk Kemajuan Bangsa” secara daring, Jumat (9/4/2021).

print  word  pdf

 

Kesempatan Mahasiswa Universitas Narotama Bergabung di Apple Developer Academy 2022 Kesempatan Mahasiswa Universitas Narotama Bergabung di Apple Developer Academy 2022

08 Mei 2021, 11:29:47

Suatu kesempatan bagi mahasiswa Universitas Narotama (UN) Surabaya untuk bergabung di Apple Developer Academy 2022. Perusahaan IT kelas dunia tersebut telah mengundang mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FIK) dalam acara Introduction Session Apple Developer Academy secara virtual pada Rabu, 5 Mei 2021 pukul 10.00 WIB via Zoom. Untuk bergabung di Apple Developer Academy 2022, mahasiswa dapat dengan mendaftar di https://bit.ly/apply_academy. Mahasiswa ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Kisah Bill Gates Putus Sekolah tapi Sukses dan Jadi Miliarder
08 Mei 2021, 09:00:00

Kisah Bill Gates Putus Sekolah tapi Sukses dan Jadi Miliarder Jakarta -- Pendiri perusahaan Microsoft Bill Gates dikenal sebagai miliarder dari bidang teknologi. Namun untuk menyandang gelar itu, ia dilaporkan tidak memiliki gelar pendidikan sama sekali. Tidak hanya Gates, beberapa miliarder .....

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan
06 Mei 2021, 09:00:41

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan Jakarta, -- Sejumlah pemerhati pendidikan mengkritik hingga membantah pernyataan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim yang mengaku telah melakukan sejumlah terobosan dalam bidang pendidikan setelah hampir dua .....