go green
Narotama News & Events

Rektor Buka Masa Orientasi Mahasiswa (MOM) Baru UNNAR 2019

Rektor Buka Masa Orientasi Mahasiswa (MOM) Baru UNNAR 2019

04 September 2019, 06:59:06

1424Rektor Universitas Narotama (UNNAR) Dr. Arasy Alimudin, SE, MM membuka dimulainya pelaksanaan Masa Orientasi Mahasiswa (MOM) "Sustainable Development Goal" yang berlangsung pada Rabu, 4 September 2019 tempat di H.R. Djoko Soemadijo Hall di Jl. Arief Rachman Hakim 51 Surabaya.
Rektor dalam sambutannya memberikan tiga tips bagi para mahasiswa baru jika ingin berhasil dalam menempuh kuliah dan kehidupan. Pertama cintai diri anda dengan bersyukur, ini akan membangun rasa bangga dan menambah keyakinan dalam berjuang sehingga mencapai keberhasilan. Berikut percaya pada Tuhan dan jangan putus asa, teruslah berusaha maka Tuhan akan memberikan rahmat atau kasih-Nya.
“Pilihnya untuk menjadi pribadi yang bahagia, survey membuktikan bahwa sukses dan majunya suatu Negara diawali dari menciptakan rasa bahagia individu manusianya,” pesan Rektor.
Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNNAR, Andi Pontjo Wiyono, SH, MH mengatakan bahwa peserta MOM pada hari pertama berjumlah 387 orang. Masih ada sebagian mahasiswa baru yang belum bisa mengikuti kegiatan hari ini.
“Mereka sudah mengajukan ijin belum bisa ikut MOM hari ini, dan baru dapat bergabung dengan teman-teman yang lain pada Sabtu-Minggu,” kata Andi Pontjo.
Materi MOM hari Rabu, 4 September 2019 Pukul 10.00 - 11.30 WIB diberikan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik & Kemahasiswaan Dr. M. Ikhsan Setiawan, ST, MT tentang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Pukul 13.00 - 14.00 WIB oleh Wakil Rektor III Bidang Penelitian & Abdimas Dr. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT mengisi Materi Riset & Penelitian. Pukul 14.00 - 15.00 WIB materi dari LSP UNNAR oleh Lukman Junaedi, ST, M.Kom tentang Pengenalan LSP, Kegiatan LSP dan Lisensi LSP. Pukul 14.30 - 15.30 WIB, Direktur DSTI (Departemen Sistem Informasi & Teknologi Informasi) Tubagus Purworusmiardi, S.Kom, MM memberikan materi Perguruan Tinggi Di Era Revolusi Industri 4.0 dan Penjelasan Tentang SIMNARO. [nar]
Foto: Rektor UNNAR Dr. Arasy Alimudin, SE, MM membuka dimulainya pelaksanaan Masa Orientasi Mahasiswa "Sustainable Development Goal" yang berlangsung pada Rabu, 4 September 2019.

print  word  pdf

 

Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance

27 Oktober 2020, 11:40:18

Merencanakan keuangan pribadi dapat menyulitkan tanpa informasi yang tepat dan bantuan dari para ahlinya. Hal itu mendorong mahasiswa Program Studi Manajemen – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Lifepal menyelenggarakan acara Webinar dengan topik “Personal Finance”. Lebih dari 97 peserta dari prodi Manajemen dan prodi lain di UNNAR mengikuti acara yang berlangsung secara live via Zoom, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

MK Tolak Partai Lokal Papua Jadi Peserta Pemilu
29 Oktober 2020, 09:00:00

MK Tolak Partai Lokal Papua Jadi Peserta Pemilu Jakarta -- Mahkamah Konstitusi menolak permohonan pengujian Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua yang menyoal partai politik lokal Papua menjadi peserta pemilihan umum (pemilu). Hakim konstitusi Arief Hidayat .....

Kebanyakan Ambil Batu Besar Asteroid Bennu, Wahana NASA Bocor
29 Oktober 2020, 09:00:00

Kebanyakan Ambil Batu Besar Asteroid Bennu, Wahana NASA Bocor Jakarta,Jakarta, Wahana antariksa NASA, Osiris-Rex mengalami kebocoran saat mengambil sampel di asteroid Bennu yang berjarak sekitar 320 juta kilometer dari Bumi. Kebocoran ini terjadi karena Osiris-Rex melalui Touch-And-Go Sample Acquisition Mechanism .....

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi
27 Oktober 2020, 09:00:22

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) meminta industri terlibat dalam penyusunan kurikulum dan pengajarannya, terutama untuk pendidikan vokasi. Hal itu dikatakan terkait survei McKinsey Indonesia yang menyebut 23 juta pekerjaan .....