go green
Narotama News & Events

Enam Mahasiswa UNNAR ikuti Nusantara Project

Enam Mahasiswa UNNAR ikuti Nusantara Project

11 Januari 2018, 07:39:32

Enam mahasiswa Universitas Narotama (UNNAR) dari Program Studi Manajemen (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) telah menyelesaikan program “Nusantara Project” yang berlangsung selama satu semester dari bulan Februari-Desember 2017. Nusantara Project adalah program yang memberi para mahasiswa pengenalan komprehensif untuk menjadi konsultan bisnis untuk perusahaan yang sebenarnya. Enam mahasiswa tersebut yaitu Husni Mubaroq, Agung Wijaya, Tommy Minggus, Dewi Apriliani, M. Khusni Mubarok, dan Andre Stevian Muskita.
Selain UNNAR, mahasiswa peserta Nusantara Project berasal dari University Sains Malaysia (USN), Monash University-Australia, Groningen University-Jerman, Oakton Community College-Illinois (USA), Kuwait University-College of Business Administration (CBA), Stamford International University (Thailand), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Andalas, Universitas Ma Chung, Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Hasanudin (Unhas), dan Universitas Pelita Harapan (UPH). Setiap tim didampingi oleh dosen masing-masing universitas. Adapun dosen pendamping tim UNNAR adalah Ani Wulandari, SS, MM.
Gagasan utama dari Nusantara Project adalah untuk memberikan para mahasiswa dari universitas yang berbeda, kesempatan untuk mengalami tantangan bisnis dari tangan pertama dan belajar praktik terbaik menjadi konsultan bisnis. Peserta berkolaborasi dalam Global Virtual Teams (GVTs), bekerja sebagai firma konsultasi untuk solusi dari masalah bisnis nyata saat ini. Mereka akan diberi informasi latar belakang tentang topik studi kasus serta menerima lebih banyak hal penting informasi langsung dari perusahaan klien, kemudian memformulasikan solusi bagi perusahaan tersebut berdasarkan analisis yang mereka buat. Komunikasi antar peserta dan klien maupun solusi yang diberikan, semuanya dalam bahasa Inggris.
Selama mengikuti Nusantara Project, mahasiswa diberi waktu menyelesaikan rekomendasi atau solusi. Setiap tim memberikan presentasi 10 menit dari yang mereka usulkan. Berkas presentasi harus dilampirkan dalam laporan akhir mereka. Program ini meneliti kemampuan mahasiswa memperoleh inovasi dan solusi yang logis untuk memecahkan masalah yang dihadapi organisasi di dalam sektor ini. Mereka akan mengembangkan kunci keterampilan konsultasi dan mendapatkan keterampilan dunia nyata yang dibutuhkan dalam bisnis saat ini. Dosen dan perwakilan perusahaan akan meninjau ulang laporan mahasiswa. [nar]
Foto: [Ki-Ka] Husni Mubaroq, Agung Wijaya, Tommy Minggus, Dewi Apriliani, M. Khusni Mubarok, dan Andre Stevian Muskita.

print  word  pdf

 

UNNAR dan STKIP PGRI Tulungagung Menjalin Kerjasama UNNAR dan STKIP PGRI Tulungagung Menjalin Kerjasama

17 Januari 2019, 07:12:28

Didasari oleh keinginan bersama untuk saling menunjang dalam melaksanakan pembangunan bangsa dan negara. Universitas Narotama (UNNAR) dan STKIP PGRI Tulungangung menjalin kerjasama yang diwujudkan dalam MoU (Memorandum of Understanding) dan MoA (Memorandum of Agreement). Penandatanganan MoU dan MoA dilakukan Rektor UNNAR Dr. Arasy Alimudin, SE, MM dan Ketua STKIP PGRI Tulungagung Dr. Imam Sujono, S.Pd, MM pada Rabu, 16 Januari ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Ungkap Korupsi Sepak Bola, Jurnalis Ghana Tewas Ditembak
20 Januari 2019, 09:00:00

Ungkap Korupsi Sepak Bola, Jurnalis Ghana Tewas Ditembak Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang jurnalis Ghana, Ahmed Hussein-Suale ditembak mati oleh dua pria tidak dikenal. Mendiang dikenal lantaran mengungkap praktik korupsi dalam dunia persepakbolaan di negaranya. Dikutip dari CNN pada .....

KLHK Sebut Medan, Bandar Lampung dan Manado Kota Terkotor
20 Januari 2019, 09:00:00

KLHK Sebut Medan, Bandar Lampung dan Manado Kota Terkotor Jakarta, CNN Indonesia -- Kota Medan, Sumatera Utara disebut sebagai kota terkotor oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk kategori kota metropolitan. Sementara Bandar Lampung, Lampung dan Manado, Sulawesi Utara .....

Guru dan Tenaga Pengajar Harus Diberikan Pelatihan Abad 21
20 Januari 2019, 09:00:00

Guru dan Tenaga Pengajar Harus Diberikan Pelatihan Abad 21 JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggandeng DKI Jakarta sebagai kota pertama dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)guru. Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Supriano .....