Rusia Mulai Pengiriman Sistem Rudal S-400 ke India
23 November 2021, 08:56:46 Dilihat: 159x

Jakarta, Universitas Narotama -- Rusia mulai memasok sistem rudal S-400 ke India pada pekan lalu, kata Kepala Badan Kerjasama Militer Dmitry Shugayev.

"Pengiriman pertama sudah dimulai," kata Shugayev dalam sebuah pameran dagang kedirgantaraan di Dubai, dikutip dari Reuters.

Shugayev juga menyampaikan unit pertama dari sistem S-400 akan tiba di India pada akhir tahun.

Dalam kesepakatan yang diteken pada 2018, Rusia setuju menjual lima rudal S-400 jarak jauh kepada India bernilai $5.5 miliar (Rp78 triliun). India mengaku perlu sistem pertahanan udara itu demi melawan ancaman China.

Pembelian S-400 rudal dari Rusia pun membuat India terancam sanksi Amerika Serikat. AS memiliki undang-undang CAATSA yang dapat mencegah negara di dunia membeli alutsista dari Rusia.

Dalam CAATSA, AS menyebut Rusia sebagai musuh, berdampingan dengan Korea Utara dan Iran.

New Delhi mengklaim pihaknya memiliki kemitraan yang strategis dengan kedua negara. Namun, Washington meminta India tak mungkin mengabaikan sanksi CAATSA.

Tahun lalu, AS memberikan sanksi pada Turki karena membeli rudal S-400 dari Rusia. Sanksi ini menargetkan badan pengadaan dan pengembangan pertahanan utama Turki.

Tak hanya itu, AS juga membatalkan rencana penjualan jet tempur F-35 ke Turki.

Rusia bahkan menawarkan Turki bantuan mengembangkan jet tempur canggih setelah diputus AS, tetapi sejauh ini belum ada kesepakatan yang tercapai antara kedua negara.

"Kami masih dalam tahap negosiasi untuk proyek ini," kata Shugayev seperti dikutip kantor berita RIA.

Melansir Army Technology, S-400 adalah sistem rudal pertahanan udara yang dikembangkan oleh Almaz Central Design Bureau, Russia. Sistem pertahanan ini menggantikan sistem pertahanan udara S-300 dan S-200 milik Angkatan Darat Rusia.

Sistem rudal S-400 menggunakan empat jenis rudal baru selain rudal dari sistem S-300. Salah satu rudal dari sistem ini mampu menghancurkan target udara dalam jarak 250 km.

Rudal lainnya diklaim memiliki jangkauan 400 km dan menggunakan radar homing aktif untuk mencegat target udara pada jarak yang sangat jauh.

 

Sumber = cnnindonesia.com/internasional

Share:

UN Videos

Java Coffee Culture and Festival Peneleh 2024
Rapat Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Sarjana ke - 56 dan Magister ke - 44
Wisuda Sarjana Ke 54 dan Magister Ke 42 Universitas Narotama

UN Cooperation

De Montfort Leicester University Alexandria University Chiang mai university Derby University
 
Essex I Coe Rel UTHM ICOGOIA University Malaysia PAHANG Universiti Utara Malaysia
 
National University Kaohsiung Taiwan Politeknik Sultan Mizan Zainal Abidin Prince Sultan University Quest Nawab Shah Pakistan Universiti Teknologi MARA
 
Universiti Kebangsaan Malaysia Universiti Malaysia Kelantan Universiti Malaysia Perlis Universiti Zainal Abidin Universiti Sains Malaysia
 
Universiti Pendidikan Sultan Idris Erasmus

 

INTAKINDO PT. Aria Jasa Konsultan Bumi Harmoni Indoguna Cakra Buana Consultan Ciria Jasa Consultant
 
Internasional Peneliti Sosial Ekonomi Teknologi PT. Jasa Raharja NOKIA INKINDO MASKA
 
Surabaya TV PT. Amythas General Consultant
 
       

 

Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia IT Telkom Surabaya Institut Aditama Surabaya Institut Teknologi Nasional Malang
 
Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya Politeknik Negeri Malang Universitas Pakuan Universitas Nasional Kualita Pendidikan Indonesia
 
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Politeknik Negeri Bali Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan
 
Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul `Ula Nganjuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Anwar Mojokerto STIE NU Trate Gresik Sekolah Tingi Ilmu Ekonomi Widya Gama Lumajang Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan Surabaya
 
STIE Pemuda STIKOSA STKIP PGRI Bangkalan STKIP PGRI Jombang STKIP PGRI Sidoarjo
 
STT Pomosda Nganjuk UINSA Universitas Mercu Buana Universitas Airlangga Universitas Darul `Ulum Jombang
 
Universitas Negeri Surabaya Universitas Brawijaya Malang Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya UNIPDU
 
UNISLA UNISMA Universitas 45 Bekasi Universitas Dr.Soetomo UNITRI
 
Universitas 45 Surabaya Universitas Bondowoso Universitas Islam Madura Pamekasan Universitas Jember Universitas Maarif Hasyim Latif
 
Universitas Madura Universitas Merdeka Surabaya Universitas Bina Darma Universitas Wijaya Putra Universitas Padjajaran
 
Universitas Muhammadiyah Malang Universitas Muhammadiyah Papua Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Universitas Muhammadiyah Surabaya Universitas Negeri Malang
 
Universitas Islam Raden Rahmat Universitas Widyagama Malang Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya UWIKA Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
 
UNIVERSITAS SUNAN BONANG TUBAN Universitas 17 Agustus Surabaya UNUGIRI Bojonegoro Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
 
Akademi Pariwisata Majapahit  

 

Copyright © 2022 by UN | Universitas Narotama, All Rights Reserved.