Pilu Penantian 9 Tahun Calon Jemaah Haji Berujung Kecewa
07 Juni 2021, 09:00:01 Dilihat: 139x

Jakarta -- Sri Arwita tak bisa memendam kesedihanya ketika melihat siaran langsung di YouTube saat Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mengumumkan bahwa pemerintah Indonesia kembali tak mengirimkan jemaah haji pada tahun ini.
"Ya, Allah. Batal lagi," celetuknya ketika melihat Yaqut mengumumkan pembatalan haji tahun ini.
Kesedihan dan kekecewaan Wita sangat beralasan. Calon jemaah haji asal Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, ini harus menelan pil pahit kedua kalinya karena tak bisa menunaikan ibadah haji ke tanah suci tahun ini.
Tahun lalu, ia dan suaminya, Ahmad, juga gagal berangkat karena pemerintah tak memberangkatkan jemaah haji akibat pandemi Covid-19.
Mereka berdua seharusnya masuk dalam kloter jemaah yang diberangkatkan pemerintah pada ibadah haji 1441 Hijriah/2020 lalu. Ia bercerita sudah menunggu selama delapan tahun untuk berangkat haji ke tanah suci.
"Ya jadi nunggu 10tahunini totalnya karena tahun ini enggak berangkat, karena dua tahun ini enggak jadi berangkat," kata dia kepada CNNIndonesia.com.
Wita mengaku sedih dan kecewa berat terhadap keputusan pemerintah saat ini. Ia mengaku sempat optimistis akan berangkat haji pada tahun ini.
Pelbagai persiapan sudah ia lakukan. Persiapan perlengkapan, pelunasan biaya haji, akomodasi, hingga melakukan vaksin virus corona sebanyak dua dosis dijalaninya sebagai ikhtiar menuju tanah suci.
"Kan kita soal umur belum tahu lagi. Udah satu tahun ditunda, tahun ini harapan berangkat, eh ditunda lagi, ditunda lagi. Katanya Covid lah, apalah. Gimana lagi. Ya, akhirnya kecewa dan sedih," tutur Wita.
Wita sendiri mengaku siap untuk berangkat ke tanah suci tahun ini meski dalam masa pandemi. Ia mengaku sudah pasrah dan menyerahkan diri kepada Allah SWT demi menjalani rukun Islam kelima tersebut.
Terlebih lagi, pemerintah sudah melakukan vaksin bagi para calon jemaah haji, menambah keyakinannya untuk pergi ke tanah suci.
"Ya, saya siap aja. Kalau berangkat, kita pasrah aja. Dan sudah di vaksin juga, dengan harapan udah divaksin, berangkat. Mau aja," ucapnya.
Selain itu, Wita mengatakan bahwa pihak Kemenag setempat juga sampai saat ini belum memberi informasi soal pembatalan keberangkatan haji. Ia mengaku hanya tahu dari televisi.
Ia pun masih menaruh harapan kepada pemerintah agar tahun depan bisa mengupayakan jemaah haji Indonesia berangkat ke tanah suci. Ia mengaku tak akan menarik biaya haji yang sudah dibayarkan, dengan harapantahun2022 mendatang bisa berangkat ke Saudi.
"Semoga haji akan datang jangan gagal lagi. Kasihan juga di belakang kami sudah banyak mengharap-harap. Antrean di belakang kami mengharap sekali. Ini mau berangkat jadi tertunda," katanya.
Sumber cnnindonesia.com
Share:

UN Videos

Java Coffee Culture and Festival Peneleh 2024
Rapat Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Sarjana ke - 56 dan Magister ke - 44
Wisuda Sarjana Ke 54 dan Magister Ke 42 Universitas Narotama

UN Cooperation

De Montfort Leicester University Alexandria University Chiang mai university Derby University
 
Essex I Coe Rel UTHM ICOGOIA University Malaysia PAHANG Universiti Utara Malaysia
 
National University Kaohsiung Taiwan Politeknik Sultan Mizan Zainal Abidin Prince Sultan University Quest Nawab Shah Pakistan Universiti Teknologi MARA
 
Universiti Kebangsaan Malaysia Universiti Malaysia Kelantan Universiti Malaysia Perlis Universiti Zainal Abidin Universiti Sains Malaysia
 
Universiti Pendidikan Sultan Idris Erasmus

 

INTAKINDO PT. Aria Jasa Konsultan Bumi Harmoni Indoguna Cakra Buana Consultan Ciria Jasa Consultant
 
Internasional Peneliti Sosial Ekonomi Teknologi PT. Jasa Raharja NOKIA INKINDO MASKA
 
Surabaya TV PT. Amythas General Consultant
 
       

 

Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia IT Telkom Surabaya Institut Aditama Surabaya Institut Teknologi Nasional Malang
 
Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya Politeknik Negeri Malang Universitas Pakuan Universitas Nasional Kualita Pendidikan Indonesia
 
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Politeknik Negeri Bali Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan
 
Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul `Ula Nganjuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Anwar Mojokerto STIE NU Trate Gresik Sekolah Tingi Ilmu Ekonomi Widya Gama Lumajang Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan Surabaya
 
STIE Pemuda STIKOSA STKIP PGRI Bangkalan STKIP PGRI Jombang STKIP PGRI Sidoarjo
 
STT Pomosda Nganjuk UINSA Universitas Mercu Buana Universitas Airlangga Universitas Darul `Ulum Jombang
 
Universitas Negeri Surabaya Universitas Brawijaya Malang Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya UNIPDU
 
UNISLA UNISMA Universitas 45 Bekasi Universitas Dr.Soetomo UNITRI
 
Universitas 45 Surabaya Universitas Bondowoso Universitas Islam Madura Pamekasan Universitas Jember Universitas Maarif Hasyim Latif
 
Universitas Madura Universitas Merdeka Surabaya Universitas Bina Darma Universitas Wijaya Putra Universitas Padjajaran
 
Universitas Muhammadiyah Malang Universitas Muhammadiyah Papua Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Universitas Muhammadiyah Surabaya Universitas Negeri Malang
 
Universitas Islam Raden Rahmat Universitas Widyagama Malang Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya UWIKA Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
 
UNIVERSITAS SUNAN BONANG TUBAN Universitas 17 Agustus Surabaya UNUGIRI Bojonegoro Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
 
Akademi Pariwisata Majapahit  

 

Copyright © 2022 by UN | Universitas Narotama, All Rights Reserved.