Pertamina Pastikan Pasokan BBM pada Libur Akhir Tahun Aman
16 Desember 2016, 09:00:02 Dilihat: 283x
SOLO - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji aman selama libur akhir tahun. General Manager Pertamina MOR IV, Kusnendar mengatakan, pasokan premium dinaikkan menjadi 3.537 kilo liter (KL) per hari atau naik 10% dari rata-rata harian normal.
Ia menambahkan, kenaikan konsumsi BBM dan elpiji merupakan hal yang lumrah pada 10 hari sebelum dan sesudah Natal. BBM subsidi atau public service obligation (PSO) dinaikkan sekira 5% dari rata-rata konsumsi harian sebanyak 4.943 KL. Tak hanya BBM penugasan, bahan bakar khusus (BBK) juga ada penambahan untuk antisipasi kenaikan permintaan, seperti pertamax dan pertalite yang naik 30% dari rata-rata konsumsi harian sebanyak 2.950 KL dan 5.373 KL. Pasokan pertamax turbo, pertamina dex, dan dexlite juga ditambah. “Pasokan elpiji juga ditambah sekitar 11% untuk PSO dan non-PSO. Pasokan elpiji PSO dinaikkan hingga 3.502 matrik ton (MT)/hari dari 3.221 MT sedangkan elpiji non-PSO dinaikkan hingga 281 MT per hari,” ujarnya, seperti dikutip dari Solopos.com, Jumat (16/12/2016). Selain itu, avtur juga ada penambahan pasokan sekira 5% untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama libur panjang akhir tahun. Ia menambahkan, Pertamina juga telah menyiapkan strategi untuk mengamankan distribusi BBM dan elpiji, diantaranya membentuk satuan tugas (satgas) di kantor unit, terminal BBM (TBBM) dan elpiji serta depot pengisian pesawat udara mulai 19 Desember 2016 hingga 9 Januari 2017. Penambahan armada mobil tangki BBM dan skid tank elpiji juga dilakukan. Apabila jalur reguler macet akan ada alih supply ke terminal BBM dan elpiji lain atau menggunakan bantuan patwal polisi. Jam operasional TBBM, stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPPBE), serta stasiun pengisian dan pengiriman elpiji khusus (SPPEK) ditambah. Outlet penjualan elpiji juga ditambah di SPBU dan modern outlet. “Satgas dibentuk untuk memonitor stok BBM dan elpiji supaya lebih menyeluruh yang didukung person in charge [PIC] dari berbagai fungsi, diantaranya sales executive baik ritel maupun domestic gas, supply & distribution, keuangan, IT, dibantu Hiswana Migas dan instansi terkait,” tambahnya.