Julia Lastremschi, Influencer Moldova Kuliah di Universitas Narotama Demi Bangun Bisnis Masa Depan

Kuliah ke luar negeri pilihan serius dan tidak bisa sekadar main-main. Paling tidak itu yang ditunjukkan Julia Lastremschi, mahasiswi asal Republik Moldova yang berkuliah di Universitas Narotama (UNNAR) demi membangun bisnis bagi masa depannya.
Julia punya mimpi besar untuk membangun bisnis di masa depan dan mewujudkannya dengan memilih belajar manajemen dan marketing di luar negeri.
"Aku selalu ingin belajar ke luar negeri. Mencoba hal baru dan mengetahui budaya di dunia. Orangtuaku mendorong berangkat ke luar negeri dan tak hanya di Moldova terus. Itulah kenapa aku coba apply ke Indonesia, ke Universitas Narotama," terang Julia dalam Bahasa Inggris. Bisnis apa yang akan kamu bangun?
"Itu rahasia," ujar Julia yang lahir 17 Januari 1999 itu sambil tertawa. Julia mengaku sudah punya strategi dalam berbisnis nantinya yang diyakini akan berjalan dengan baik. Apalagi ditambah bekal pengetahuan manajemen dan marketing selama berkuliah di Universitas Narotama.
Julia tertarik dengan bisnis dan ingin membangunnya sendiri lantaran di negaranya gadis cantik ini adalah influencer yang cukup dikenal di Republik Moldova. Beberapa kali, Julia mengaku pernah menjadi model sejumlah perusahaan dari Amerika dan Eropa, dan aktif sebagai travel blogger dan vlogger.
"Bareng teman-teman, beberapa kegiatan sosial dan eksperimen sosial pernah aku buat, bertepatan dengan hari-hari besar juga saat Hari Natal di Moldova," tambah mahasiswi program studi Manajemen itu.
Julia juga berharap dapat melanjutkan aktivitas, kegiatan sosial seperti yang dilakukan di negaranya itu dapat dilakukan di Indonesia.
"Aku masih belajar Bahasa Indonesia, terlebih lagi Bahasa Surabaya dan masih terus belajar banyak hal tentang Indonesia, kalau mau buat vlog atau travel vlog. Lagian aku masih punya waktu sampai 4 tahun kedepan kan?" kata Julia yang punya 29.000 follower di IG nya itu.
Sampai hari ini Julia mengaku masih beradaptasi dengan Surabaya, terutama dari segi makanan dan transportasi. Julia tidak suka makanan pedas, sementara di Surabaya hampir semua jenis makanannya pedas.
Julia sempat kaget saat sampai di Kota Surabaya dan melihat banyak sekali sepeda motor ada di jalanan. Padahal di Moldova sehari-hari paling hanya melihat tidak lebih 3 sepeda motor yang lewat di jalanan.
"Di negaraku naik motor itu sangat berbahaya sampai orang-orang yang naik motor itu sering dianggap ingin mati muda. Jadi, kaget sekali waktu di Surabaya ternyata banyak orang naik sepeda motor. Kaget aja," tegas Julia.
Soal sepeda motor, Julia punya cerita yang tak mungkin dilupakan. 4 tahun lalu, Julia pernah meminta pada sang ibu membelikan sebuah sepeda motor. "Ibuku menolak keras saat itu, tapi sekarang justru disetujui setelah aku cerita tentang Kota Surabaya yang banyak sekali sepeda motor," tutup Julia. [humas]
Foto: Julia Lastremschi