go green
Pidato Rektor Bismillah hirrochmanirrohiim

1. Yth Pembina dan pengurus Yayasan Pawiyatan Gita Patria selaku Badan penyelenggara Universitas Narotama.
2. Yth pejabat struktural, dosen serta pegawai Universitas Narotama yang dimuliakan Allah

Assalamu'alaikum.Wr.Wb
Salam Sejahtera

Sebelum memulai ijinkan saya memanjatkan puji syukur ke hadirat Illahi Robbi. The Mighty God that blesses us in such a meaningful occasion.

30 tahun Universitas Narotama berdiri, yang landasannya ditanamkan oleh “Bapak Narotama”, Bpk. HR. Djoko Soemadijo. Dalam perjalanan panjang itu berbagai prestasi dan pengembangan telah diraih, and I am convinced you remember the achievements we gained so far. Hadirin sekalian saya mohon tepuk tangan yang paling meriah untuk “ BAPAK NAROTAMA” Bapak HR Djoko Soemadijo ( tepuk tangan……) Bapak Djoko terima kasih kami atas segala cinta dan bimbingan Bapak kepada kami semua yang ada di ruangan ini.
However, global development, perkembangan global telah melaju lebih cepat dan jika kita tidak terus berinovasi maka the result is obvious, we will be left behind.

Perjuangan Universitas Narotama to have a global development dimulai sejak tahun 2001. Saat itu Yayasan dan Rektor telah memulai pemikiran about going global. Pada tahun 2003 pemikiran itu direalisasikan dengan mengadakan visitation ke Universiti Kebangsaan Malaysia, Nanyang University, Universiti Teknologi Malaysia, dan National University of Singapore yang menghasilkan cooperation agreement antara Universitas Narotama dan universitas-universitas tersebut.

Pada tahun 2009 Universitas Narotama re-alive spiritnya untuk melebarkan sayap ke dunia internasional dengan menjadi peserta University Industry Business Linkages (UIBL) & International Entrepreneurship & Family Business Association (IEFBA) yang diselenggarakan oleh Universiti Industri Selangor.

Sekali lagi berujung pada penandatanganan MoU kerjasama dengan Universiti Industri Selangor and pleasantly next year we might start the implementation of the MoU.

Untuk mengimbangi akselerasi perkembangan tersebut, maka wajar kiranya kita memperbaiki paradigma lama yang sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini dengan strategi yang lebih komprehensif dan efisien.

Untuk mewujudkan misi Universitas Narotama menjadi A Worldclass University, penting untuk ditekankan bahwa peran tiap Fakultas harus lebih powerfull. Sudah bukan saatnya Fakultas bertumpu pada Universitas. Global era mengharuskan Fakultas berada didepan dengan ujung tombaknya program studi, sustaining university’s life.

Dengan sistem Sentralisasi Organisasi Desentralisai Akademi (SODA), jika dalam perjalanan terdapat Fakultas yang menjadi besar, melesat meninggalkan yang lain, jangan berpikir hal itu akan menjadi gab penghalang. Try to think it the other way around. Dalam sistem SODA, kemajuan salah satu Fakultas adalah pelecut semangat bagi Fakultas lain untuk menjadi lebih baik.
There is no arrogance for we are in the same box, tidak ada arogansi karena kita berada di dalam kotak yang sama, yaitu Universitas Narotama.

This year, 2011, the mission of being a Worldclass University will be taken much more seriously. Baru saja, Universitas Narotama menerima Professor Adenrele Awotona PhD from Massachusetts University, Boston USA, yang juga merupakan Director of Center for Rebuilding Sustainable Community After Disaster dalam rangka general lecture. Selling value Narotama di kancah internasional telah meningkat.

Let’s go further, recently Narotama join the High Impact program of Universiti Utara Malaysia, having the International Roundtable Discussion. Diskusi tersebut sangat produktif dan UUM membuka tangan lebar-lebar bagi semangat Narotama untuk go global. From that point, both parties are picturing the idea of student exchange yang akan mem boost up eksistensi Narotama University di lingkungan global. Narotama University juga telah menggagas target hingga tahun 2015 yang akan saya paparkan nanti.

Hadirin yang berbahagia. Semua yang saya jelaskan diatas membutuhkan dukungan dari seluruh elemen kampus. Cita-cita menjadi World Class university hanya bisa dicapai dengan perjuangan bersama. We still have many homeworks to be done, many cracks to fix and many holes to dig but..as long as the spirit stays in our heart, Insyaallah there is a way.

Bismillah and let goodness and goodness only to become our nawaitu expanding Narotama University. May Allah grant our prayers.

Download File:  Pidato Rektor.pdf

Narotama News & Events
UNNAR dan STKIP PGRI Tulungagung Menjalin Kerjasama UNNAR dan STKIP PGRI Tulungagung Menjalin Kerjasama

17 Januari 2019, 07:12:28

Didasari oleh keinginan bersama untuk saling menunjang dalam melaksanakan pembangunan bangsa dan negara. Universitas Narotama (UNNAR) dan STKIP PGRI Tulungangung menjalin kerjasama yang diwujudkan dalam MoU (Memorandum of Understanding) dan MoA (Memorandum of Agreement). Penandatanganan MoU dan MoA dilakukan Rektor UNNAR Dr. Arasy Alimudin, SE, MM dan Ketua STKIP PGRI Tulungagung Dr. Imam Sujono, S.Pd, MM pada Rabu, 16 Januari ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Ungkap Korupsi Sepak Bola, Jurnalis Ghana Tewas Ditembak
20 Januari 2019, 09:00:00

Ungkap Korupsi Sepak Bola, Jurnalis Ghana Tewas Ditembak Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang jurnalis Ghana, Ahmed Hussein-Suale ditembak mati oleh dua pria tidak dikenal. Mendiang dikenal lantaran mengungkap praktik korupsi dalam dunia persepakbolaan di negaranya. Dikutip dari CNN pada .....

KLHK Sebut Medan, Bandar Lampung dan Manado Kota Terkotor
20 Januari 2019, 09:00:00

KLHK Sebut Medan, Bandar Lampung dan Manado Kota Terkotor Jakarta, CNN Indonesia -- Kota Medan, Sumatera Utara disebut sebagai kota terkotor oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk kategori kota metropolitan. Sementara Bandar Lampung, Lampung dan Manado, Sulawesi Utara .....

Guru dan Tenaga Pengajar Harus Diberikan Pelatihan Abad 21
20 Januari 2019, 09:00:00

Guru dan Tenaga Pengajar Harus Diberikan Pelatihan Abad 21 JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggandeng DKI Jakarta sebagai kota pertama dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)guru. Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Supriano .....