go green
Recent Issues

Wamenkes Klaim Belum Ada Kasus Efek Samping Berat Vaksin

Wamenkes Klaim Belum Ada Kasus Efek Samping Berat Vaksin

22 Februari 2021, 09:00:00

Jakarta -- Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Laksono mengklaim belum ada efek samping yang berat dirasakan oleh lebih dari satu juta orang yang telah menerima vaksin virus Corona.

Hal itu disampaikan Dante saat menghadiri proses vaksinasi Wakil Presiden Maruf Amin di Rumah Dinas Wapres, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/2).

"Sejauh ini kami sudah melakukan vaksinasi sebanyak lebih dari satu juta vaksinasi dan belum ada efek yang berat dari vaksinasi tersebut," kata Dante dalam video yang diterbitkan Setwapres, Rabu (17/2).

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan per 16 Februari 2021 kemarin, jumlah warga Indonesia yang sudah mendapatkan vaksin sebesar 1.468.764 orang.

Dante mengatakan pemerintah akan terus melakukan percepatan proses vaksinasi hingga mencapai 70 persen dari seluruh penduduk Indonesian. Ia pun menargetkan vaksinasi itu akan rampung dalam kurun waktu 12 bulan.

"Nanti akan tervaksinasi dalam kurun waktu 12 bulan seperti yang kita targetkan," kata Dante.

Di tempat yang sama, Kepala Satgas Penanganan Covid-19, Letjen Doni Monardo mengatakan proses vaksinasi bagi lansia merupakan program strategis pemerintah. Hal itu bertujuan untuk melindungi kelompok lansia yang merupakan salah satu kelompok rentan terpapar Covid-19 di Indonesia.

Ia mengatakan pemerintah akan terus mempercepat melakukan vaksinasi bagi masyarakat Indonesia hingga mencapai target 70 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

"Oleh karenanya memberikan vaksin kepada lansia adalah telah memberikan perlindungan kesehatan kepada kelompok lansia. Dan Wapres salah satu masuk kelompok lansia di atas 70 tahun," kata Doni.

Sumber cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Lima Program Studi (S1) Universitas Narotama Terima Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi MBKM Lima Program Studi (S1) Universitas Narotama Terima Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi MBKM

16 April 2021, 17:05:30

Lima Program Studi (S1) Universitas Narotama (UN) Surabaya menerima Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM). Hal ini berdasarkan surat Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi nomor: 1575/E2/DM.00.01/2021 tanggal 15 April 2021 tentang Pengumuman Penerima Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Lima Program Studi (Prodi) tersebut ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Jokowi Cuma Butuh 10 Hari Dapat Restu DPR Lebur Kemenristek
13 April 2021, 09:00:00

Jokowi Cuma Butuh 10 Hari Dapat Restu DPR Lebur Kemenristek Jakarta -- Presiden Joko Widodo cuma butuh waktu 10 hari untuk mendapat restu DPR RI melebur Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Jokowi mengajukan penghapusan Kemenristek .....

Toyota Indonesia Pastikan Produksi Mobil Hybrid Mulai 2022
16 April 2021, 09:00:00

Toyota Indonesia Pastikan Produksi Mobil Hybrid Mulai 2022 Jakarta -- Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono menyampaikan pihaknya telah siap memproduksi mobil hybrid di Tanah Air tahun depan. Hal itu disampaikan Warih dalam perayaan 50 .....