go green
Recent Issues

Banyak Hoaks, Polisi Patroli di Grup WhatsApp

Banyak Hoaks, Polisi Patroli di Grup WhatsApp

16 Juni 2019, 09:00:02

Polisi menilai peredaran hoaks di WhatsApp menurutnya lebih banyak dibandingkan media sosial lain seperti Facebook, Instagram atau Twitter. Sehingga, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menyebut pihaknya melakukan patroli siber di grup aplikasi WhatsApp.

Sebab, menurut pengamatan polisi, saat ini peredaran hoaks di sosial media perlahan menurun, tapi mereka beralih ke WhatsApp yang lebih tertutup.
"Beralih kepada WA grup bahkan penyebarannya dapat lebih cepat WA grup karena kan WA grup selama ini tidak terdeteksi lah ya," kata Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Rickynaldo Chairul saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/6).

Ricky menjelaskan patroli ini tidak berarti pihaknya masuk ke dalam grup WhatsApp. Namun, pihaknya melakukan penyelidikan atas informasi hoaks yang beredar lewat WhatsApp berdasarkan aduan masyarakat.
"Kalau patroli itu kan patroli di dunia maya artinya kita lihat di dunia maya. tapi kalau ke WhatsApp-nya tidak sampai masuk grup lah kita enggak punya wewenang. Kita tunggu aduan masyarakat kita gali informasi dari orang yang mengadukan," jelasnya lagi ketika dihubungi terpisah.
Sehingga menurutnya, patroli tersebut tidak melanggar undang-undang dan privasi pengguna WhatsApp. Patroli siber ini menurutnya telah dilakukan selama Pemilu 2019 berlangsung.
Namun Ricky mengatakan tidak akan menutup kemungkinan untuk melanjutkan patroli sampai pelantikan presiden dan wakil presiden dilakukan nantinya.

Sebelumnya, Rickynaldo sempat menyebut pihak kepolisian telah menangkap pelaku penyebar berita bohong (hoaks) yang menyebarkan rekayasa percakapan antara dua orang pejabat terkait kasus tersangka dugaan makar Kivlan Zen.
Konten tersebut berupa tangkapan layar (screen capture) hasil rekayasa percakapan yang disebarkan ke sepuluh grup WhatsApp. Pelaku ditangkap di rumahnya di kawasan Bojong Baru, Depok, Jawa Barat pada Jumat (14/6) dini hari.



Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswi Prodi Hukum UNNAR Raih Medali Perunggu `20th Milo International Karate Championship` di Kuala Lumpur, Malaysia Mahasiswi Prodi Hukum UNNAR Raih Medali Perunggu `20th Milo International Karate Championship` di Kuala Lumpur, Malaysia

17 Juli 2019, 03:59:13

Jasmine Michella, mahasiswi Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Narotama (UNNAR) berhasil meraih medali Perunggu pada `20th Milo International Karate Championship` yang diselenggarakan pada 6-7 Juli 2019 di Titiwangsa Stadium, Kuala Lumpur, Malaysia. Jasmine merupakan satu dari 15 atlet tim karate NTT ke Malaysia. 20th Milo International Karate Championship tersebut mempertandingkan kelas mulai dari Kata Perorangan, Kata Beregu, dan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Sebanyak 52 Gempa Susulan Terjadi di Halmahera, 1 Orang Tewas
17 Juli 2019, 09:00:11

Sebanyak 52 Gempa Susulan Terjadi di Halmahera, 1 Orang Tewas Jakarta -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi 52 kali aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) di kawasan Halmahera Selatan. Sebanyak 28 gempa di antaranya dirasakan oleh masyarakat. "Berdasarkan .....