go green
Recent Issues

Putin dan Erdogan Serukan Perdamaian Armenia-Azerbaijan

Putin dan Erdogan Serukan Perdamaian Armenia-Azerbaijan

31 Juli 2020, 09:00:07

Jakarta -- Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyerukan pembicaraan damai untuk mengakhiri bentrokan antara Armenia dan Azerbaijan. Mereka membahas masalah tersebut lewat sambungan telepon.
Panggilan telepon atas prakarsa Turki itu terjadi setelah militer Armenia mengatakan satu tentara mereka diterjang peluru penembak jitu dari seberang perbatasan dengan Azerbaijan.

"Menggarisbawahi untuk mencegah apapun yang bisa meningkatkan ketegangan," kata Kremlin, dalam sebuah pernyataan Senin (27/7) seperti dikutip dari AFP.

Bentrokan perbatasan meletus pada pertengahan Juli antara dua negara pecahan Uni Soviet yang puluhan tahun terlibat konflik menyangkut wilayah Azerbaijan yang memisahkan diri, Nagorny Karabakh.

Sembilan belas orang termasuk dalam bentrokan perbatasan tersebut.

Baik Putin maupun Erdogan sepakat penyelesaian konflik dengan cara damai melalui pembicaraan. Rusia telah menawarkan diri untuk menjadi juru damai.

Putin dan Erdogan mengatakan perselisihan itu harus diselesaikan berdasarkan hukum internasional untuk kepentingan rakyat Armenia dan Azerbaijan.

Kementerian Pertahanan Armenia pada Senin mengatakan bahwa salah satu tentaranya tewas ditembak penembak jitu ketika situasi di perbatasan mulai kondusif.

Azerbaijan sendiri menuduh Armenia menggunakan senapan mesin kaliber besar dan senapan sniper serta melanggar gencatan senjata beberapa kali di sepanjang perbatasan selama 24 jam terakhir.

Armenia dan Azerbaijan berperang memperebutkan kawasan Nagorno-Karabakh. Wilayah itu adalah milik Azerbaijan yang diduduki oleh milisi etnis yang didukung Armenia, sejak perang di wilayah itu berakhir pada 1994.

Kedua negara memang kerap bertempur di kawasan tersebut. Konflik kali ini dinilai semakin meningkat sejak pertikaian yang terakhir kali terjadi empat tahun lalu.
Saat itu sejumlah pasukan dari kedua negara meninggal dalam pertempuran selama empat hari.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance

27 Oktober 2020, 11:40:18

Merencanakan keuangan pribadi dapat menyulitkan tanpa informasi yang tepat dan bantuan dari para ahlinya. Hal itu mendorong mahasiswa Program Studi Manajemen – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Lifepal menyelenggarakan acara Webinar dengan topik “Personal Finance”. Lebih dari 97 peserta dari prodi Manajemen dan prodi lain di UNNAR mengikuti acara yang berlangsung secara live via Zoom, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

3 Alasan Sri Mulyani Tolak Pajak Mobil Baru 0 Persen
28 Oktober 2020, 09:00:20

3 Alasan Sri Mulyani Tolak Pajak Mobil Baru 0 Persen Jakarta -- Menteri Keuangan Sri Mulyani akhirnya secara tegas memutuskan menolak usulan Kementerian Perindustrian agar pajak mobil baru diturunkan sampai 0 persen. Usulan pajak mobil 0 persen berasal dari Menteri Perindustrian .....

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi
27 Oktober 2020, 09:00:22

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) meminta industri terlibat dalam penyusunan kurikulum dan pengajarannya, terutama untuk pendidikan vokasi. Hal itu dikatakan terkait survei McKinsey Indonesia yang menyebut 23 juta pekerjaan .....