go green
Recent Issues

LP Ma,arif NU Ikut Mundur dari Organisasi Penggerak Kemdikbud

LP Ma,arif NU Ikut Mundur dari Organisasi Penggerak Kemdikbud

25 Juli 2020, 09:00:06

Jakarta, Jakarta, Lembaga Pendidikan (LP) Ma arif Nahdlatul Ulama (NU) memutuskan untuk mundur dari Program Organisasi Penggerak Kemendikbud. Lembaga ini sebelumnya dinyatakan lolos evaluasi proposal untuk program di bawah Kementerian yang dipimpin Nadiem Makarim itu.

"Rapat LP Ma arif NU, Rabu 22 Juli 2020, memutuskan mundur dari program organisasi penggerak (POP)," kata Ketua LP Ma arif NU Arifin Junaidi dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (22/7).

LP Ma arif adalah lembaga yang didirikan PBNU. Arifin menjelaskan alasan mundur itu dikarenakan hasil seleksi calon organisasi penggerak tidak mencerminkan konsep dan kriteria organisasi penggerak yang jelas.


"Sehingga tidak ada pembeda dan klasifikasi antara lembaga CSR dengan lembaga masyarakat yang layak dan berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah," ucap dia.

Oleh karena itu, ia mengatakan pihaknya meminta Kemendikbud untuk meninjau kembali keputusan tersebut, agar ke depan tidak terjadi masalah yang tidak diinginkan.

Lebih lanjut, meski mundur, ia menjelaskan LP Ma arif tetap berkomitmen untuk memajukan mutu pendidikan.

Arifin berkata saat ini LP Ma arif secara mandiri sedang fokus menangani pelatihan Kepala Sekolah dan Kepala Madrasah yang berada di bawah naungan LP Ma arif NU.

"Kepala sekolah dan Madrasah serta guru yang ikut pelatihan harus melatih guru-guru di satuan pendidikannya dan Kepala Sekolah/Kepala Madrasah di lingkungannya," kata dia.

Selain LP Ma arif NU, sebelumnya, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PP Muhammadiyah juga menyatakan telah mundur dari program itu.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PP Muhammadiyah Kasiyarno bahkan menduga ada ormas yang dinilai tidak kompeten dan lolos program tersebut.

"Ada laporan dan informasi yang mengatakan, dilihat dari nama-nama ada beberapa yang tidak kompeten. Kantor enggak punya, apalagi staff, program juga enggak jelas," kata dia di Gedung Pusat Muhammadiyah, Rabu (22/7).


sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance

27 Oktober 2020, 11:40:18

Merencanakan keuangan pribadi dapat menyulitkan tanpa informasi yang tepat dan bantuan dari para ahlinya. Hal itu mendorong mahasiswa Program Studi Manajemen – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Lifepal menyelenggarakan acara Webinar dengan topik “Personal Finance”. Lebih dari 97 peserta dari prodi Manajemen dan prodi lain di UNNAR mengikuti acara yang berlangsung secara live via Zoom, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

3 Alasan Sri Mulyani Tolak Pajak Mobil Baru 0 Persen
28 Oktober 2020, 09:00:20

3 Alasan Sri Mulyani Tolak Pajak Mobil Baru 0 Persen Jakarta -- Menteri Keuangan Sri Mulyani akhirnya secara tegas memutuskan menolak usulan Kementerian Perindustrian agar pajak mobil baru diturunkan sampai 0 persen. Usulan pajak mobil 0 persen berasal dari Menteri Perindustrian .....

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi
27 Oktober 2020, 09:00:22

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) meminta industri terlibat dalam penyusunan kurikulum dan pengajarannya, terutama untuk pendidikan vokasi. Hal itu dikatakan terkait survei McKinsey Indonesia yang menyebut 23 juta pekerjaan .....