go green
Recent Issues

Kasus Corona di Afrika Tembus 150 Ribu Orang

Kasus Corona di Afrika Tembus 150 Ribu Orang

06 Juni 2020, 09:00:09

Jakarta -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan kasus infeksi virus corona (Covid-19) di Benua Afrika telah melampaui 150.000 orang.

Kekhawatiran tetap tinggi karena beberapa negara dari 54 negara di Afrika berjuang untuk menentukan kapan harus kembali membuka sekolah dan perekonomian mereka.

Dilansir Associated Press, Selasa (2/6), Rwanda menjadi negara yang pertama kali memberlakukan penguncian wilayah (lockdown) di kawasan sub-Sahara, pekan ini memperlambat pelonggaran lockdown setelah melaporkan kasus kematian Covid-19 pertama.

Lebih dari 4.300 orang meninggal akibat Covid-19 di seluruh wilayah di benua Afrika akibat penularan di tingkat lokal meningkat. Sementara jumlah perangkat pengujian dan peralatan medis belum memadai.

Di samping wabah Covid-19, Republik Kongo melaporkan virus ebola kembali muncul di tengah perjuangan melawan pandemi virus corona.

Menteri Kesehatan Kongo, Eteni Longondo mengatakan empat orang meninggal karena Ebola di sebuah distrik di kota barat laut Mbandaka.

Ia juga mengatakan berencana mengunjungi lokasi wabah pada akhir pekan mendatang, serta mengirimkan vaksin dan obat-obatan dengan segera.

Ibu kota Provinsi Equateur, Mbandaka, adalah pusat transportasi di tepi Sungai Kongo dengan populasi lebih dari satu juta.

Equateur sebelumnya dilanda wabah Ebola antara Mei dan Juli 2018, berakibat 33 orang meninggal dan 21 lainnya dinyatakan sembuh.

"Ini adalah provinsi yang sudah berpengalaman akan penyakit ini. Mereka tahu bagaimana merespons. Mereka memulai respons di tingkat lokal kemarin (Minggu)," kata Longondo, dikutip AFP.

Sementara itu, WHO mengatakan akan mengirim tim untuk membantu Kongo.

Selain ebola, Kongo juga berjuang menghadapi campak dan virus corona. Tercatat ada 3.195 kasus positif, sebagian besar di ibu kota Kinshasa, dengan 72 kematian.

"Kami berada dalam periode kenaikan kurva," kata Longondo.

Negara ini juga menghadapi wabah campak yang telah menewaskan lebih dari 6.000 orang sejak awal tahun lalu.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Gladi Kotor Wisuda Sarjana ke 49-50 dan Magister ke 37-38 Universitas Narotama Gladi Kotor Wisuda Sarjana ke 49-50 dan Magister ke 37-38 Universitas Narotama

21 Oktober 2020, 10:36:25

Dalam rangka pelaksanaan Wisuda Sarjana ke 49 – 50 dan Magister ke 37 – 38 Universitas Narotama (UNNAR) Surabaya yang akan diselenggarakan secara daring (online) pada hari Sabtu, 24 Oktober 2020 pukul 08.00 WIB – Selesai, tempat H.R. Djoko Soemadijo Hall di Jl. Arief Rachman Hakim No.51 Sukolilo, Surabaya. Telah dilakukan kegiatan Gladi Kotor pada Selasa (20/10/2020) pukul 13.00 WIB-selesai, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Ditangkap di AS
21 Oktober 2020, 09:00:03

Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Ditangkap di AS Jakarta -- Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Salvador Cienfuegos ditangkap di Amerika Serikat. Dia ditangkap atas tuduhan yang dirahasiakan, Kamis (15/10). Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard mengatakan Cienfuegos ditangkap di di .....

Rincian Syarat Daftar BLT UMKM Tahap II
23 Oktober 2020, 09:00:01

Rincian Syarat Daftar BLT UMKM Tahap II Jakarta -- Pendaftaran program bantuan langsung tunai (BLT) program bantuan presiden tahap II telah dibuka pada 13 Oktober lalu. Pemerintah menyediakan 3 juta kuota untuk pelaku UMKM yang terdampak covid-19. Pelaku .....