go green
Recent Issues

11 Ekor Gajah Liar Dekati Permukiman Warga di Riau

11 Ekor Gajah Liar Dekati Permukiman Warga di Riau

09 Juli 2019, 09:00:01

Jakarta -- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau menyatakan 11 ekor gajah Sumatera bergerak ke dekat permukiman dan kebun milik warga di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau.

Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Dian Indriati di Pekanbaru, mengerahkan dua ekor gajah latih untuk menghalau kawanan gajah liar tersebut pada Sabtu (6/7).

"Penggiringan satwa liar gajah yang berjumlah 11 ekor di dusun III Desa Karya Indah dilakukan dengan menggunakan gajah jinak dari Pusat Latihan Gajah Riau di Minas," kata Dian.

Ia mengatakan proses penggiringan dilakukan sejak Jumat (5/7) petang, dibantu oleh warga, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Babinsa desa setempat.

"Kita masih melakukan penggiringan kawanan gajah liar dari lokasi semak belukar yang berdekatan dengan kebun warga," ujarnya.

Dalam penggiringan ini dilakukan penjagaan di beberapa titik tempat lintasan, agar kawanan gajah liar tidak masuk kembali ke daerah pemukiman.

"Sampai saat ini tim masih terus berada di lokasi melakukan penjagaan," katanya.

Gajah Sumatera liar dalam tiga bulan terakhir ke luar dari jalur lintasannya, memasuki perkebunan dan mendekati permukiman masyarakat. Awal Juni lalu, enam ekor gajah liar masuk ke perkebunan warga di Kecamatan Peranap dan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu.

Hingga kini proses penghalauan masih berlangsung untuk menggiring gajah liar ke habitatnya di kawasan hutan landskap Tesso Nilo. Dian mengatakan konflik gajah liar dengan manusia pada tahun ini memang meningkat dibandingkan tahun lalu.

"Ya meningkat, dan semua kita respon dengan segera dan menurunkan tim bahkan sampai menurunkan bantuan gajah latih kami," katanya.

Namun, banyak kendala di lapangan dalam proses penggiringan sehingga konflik tidak bisa cepat diatasi.

"Tidak semudah yang kita bayangkan karena terkadang kita mendapat kendala. Kita menggiring tapi di sisi lain masyarakat ada yang menghalau tidak mau dilewati kebunnya. Padahal kita sudah menghimbau. Jadi Gajah berputar putar saja tidak tahu harus lewat mana," katanya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Julia Lastremschi, Influencer Moldova Kuliah di Universitas Narotama Demi Bangun Bisnis Masa Depan Julia Lastremschi, Influencer Moldova Kuliah di Universitas Narotama Demi Bangun Bisnis Masa Depan

10 Oktober 2019, 08:24:34

Kuliah ke luar negeri pilihan serius dan tidak bisa sekadar main-main. Paling tidak itu yang ditunjukkan Julia Lastremschi, mahasiswi asal Republik Moldova yang berkuliah di Universitas Narotama (UNNAR) demi membangun bisnis bagi masa depannya. Julia punya mimpi besar untuk membangun bisnis di masa depan dan mewujudkannya dengan memilih belajar manajemen dan marketing di luar negeri. "Aku selalu ingin belajar ke luar negeri. ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Investor AS Siap Tanamkan Investasi Rp1,4 T di RI
14 Oktober 2019, 09:00:00

Investor AS Siap Tanamkan Investasi Rp1,4 T di RI Jakarta -- Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Panjaitan mengatakan perusahaan investasi swasta asal Amerika Serikat (AS) bernama Overseas Private Investment Corporation (OPIC) berencana menggelontorkan dana sebesar US$100 juta atau setara Rp1,4 .....

Huawei Indonesia Janjikan Latih SDM Sebelum Terapkan 5G
14 Oktober 2019, 09:00:00

Huawei Indonesia Janjikan Latih SDM Sebelum Terapkan 5G

HuaweiIndonesia menyatakan sampai saat ini masih ada kesenjangan antara ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia dan perkembangan konektivitas 5G. Alhasil, Direktur ICT Strategy Huawei Indonesia, Mohammad Rosidi, menjanjikan .....