go green
Recent Issues

Rusia Kecam Sanksi Baru AS untuk Iran

Rusia Kecam Sanksi Baru AS untuk Iran

26 Juni 2019, 09:00:14

Rusia mengecam sanksi baru yang dijatuhkan Amerika Serikat terhadap Iran. Juru bicara Presiden Vladimir Putin, Dmitry Peskov, mengatakan penjatuhan sanksi tersebut merupakan langkah yang ilegal.

Dalam jumpa pers rutin, Peskov enggan menjelaskan langkah apa yang akan diambil Rusia untuk melawan sanksi AS terhadap salah satu sekutunya itu.
Seperti dikutip Reuters, Selasa (25/6), di tempat terpisah Menteri Energi Rusia, Alexander Novak, mengatakan Kremlin akan tetap melakukan transaksi jual beli minyak dengan Iran terlepas dari sanksi-sanksi AS.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran mengecam keras serangkaian sanksi baru yang juga menargetkan Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, dan Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif.
Juru bicara Kemlu Iran, Abbas Mousavi, menuturkan sanksi baru AS terhadap pemimpin Iran menjadikan jalur diplomasi antara kedua negara berakhir.
"Memberlakukan sanksi yang tidak berguna kepada Pemimpin Tertinggi Khamenei dan Komandan Diplomasi Iran, Menlu Zarif, adalah penutupan permanen jalur diplomasi," papar Mousavi melalui Twitternya, Selasa (25/6). "Pemerintahan putus asa Presiden Donald Trump menghancurkan mekanisme internasional yang telah mapan untuk menjaga perdamaian dan keamanan dunia," paparnya menambahkan.

Pernyataan itu diutarakan Mousavi menyusul keputusan Trump menerapkan serangkaian sanksi baru terhadap sejumlah petinggi Iran, termasuk Khamenei dan Zarif.
Sanksi itu diterapkan sebagai respons AS terhadap ulah Iran yang menembak jatuh pasawat nirawak atau drone pengintainya, RQ-4 Global Hawk, di Timur Tengah pada pekan lalu.
Sanksi-sanksi baru itu menargetkan sumber keuangan petinggi Iran dan memblokir mereka dan aset-asetnya dari sistem keuangan AS.


Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Seminar Nasional Inovasi Penelitian Dalam Menunjang Kompetensi SDM Industri Infrastruktur Seminar Nasional Inovasi Penelitian Dalam Menunjang Kompetensi SDM Industri Infrastruktur

13 Juli 2019, 06:48:51

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT) menyelenggarakan seminar nasional dan workshop SWLPPM 2019 dengan tema “Era Revolusi Industri 4.0 : Inovasi Penelitian Dalam Menunjang Kompetensi Sumber Daya Manusia Industri Infrastruktur” di Conference Hall Gedung C UNNAR, 12-13 Juli 2019. Seminar dibuka oleh Rektor UNNAR Dr. Arasy Alimudin, SE, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Kemarau, 16 Desa di Banyumas Krisis Air Bersih
16 Juli 2019, 09:00:01

Kemarau, 16 Desa di Banyumas Krisis Air Bersih Jakarta -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menginformasikan kemarau yang terjadi sejak beberapa bulan lalu telah mengakibatkan sejumlah wilayah mereka kekeringan. Data yang mereka miliki, ada .....

Neraca Dagang Juni Surplus Lagi US$200 Juta
16 Juli 2019, 09:00:01

Neraca Dagang Juni Surplus Lagi US$200 Juta Jakarta -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan pada Juni 2019 mengalami surplus US$200 juta. Kinerja ini terbilang sama dibanding neraca perdagangan Mei yang mencatat surplus US$207,6 juta. Kepala .....