go green
Recent Issues

Pencoblos 20 Surat Suara untuk Prabowo Divonis 6 Bulan Bui

Pencoblos 20 Surat Suara untuk Prabowo Divonis 6 Bulan Bui

08 Juni 2019, 09:00:05

Jakarta -- Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bangkinang, Riau menjatuhkan vonis penjara 4 bulan dan denda Rp10 juta subsidair 1 bulan kurungan kepada Magribi bin Ahmad. Vonis diketok hakim usai terdakwa mencoblos 20 kertas surat suara Pemilu Presiden 2019 untuk pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.

Vonis untuk Magribi dibacakan oleh ketua majelis hakim Meni Warlia didampingi anggota urafriani Putri dan Ira Rosalin, Selasa (28/5). Magribi sebelumnya tertangkap tangan saat melakukan pelanggaran pemilu tersebut di TPS 004, Desa Sipungguk, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar.

Namun Magribi tidak hadir dalam sidang putusan itu tanpa alasan yang jelas dan sidang berlangsung secara in absentia.

Sidang kasus tersebut berlangsung maraton karena pada hari yang sama juga berlangsung sidang tuntutan perkara tindak pidana pemilu nomor 250/Pid.Sus/2019/PN Bkn atas nama Magribi bin Ahmad.

Jaksa penuntut umum Dedi Iwan Budiono yang diwakili Eka menyatakan terdakwa Magribi bin Ahmad bersalah melakukan tindak pidana pemilu sebagaimana yang diatur dan diancam pidana dalam dakwaan Pasal 516 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Jaksa dalam tuntutannya meminta majelis hakim menjatuhkan pidana secara in absentia terhadap terdakwa berupa penjara selama 6 bulan dan pidana denda sebesar Rp10 juta subsidair 2 bulan kurangan.

Kasus tersebut juga menyeret salah seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 004 bernama Nurkholis. Terdakwa Nurkholis dituntut oleh JPU dengan hukuman pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 3 bulan dan pidana denda sebesar Rp10 juta subsider 2 bulan

Pembacaaan vonis untuk Nurkholis berlangsung pada Selasa malam oleh majelis hakim yang sama untuk kasus Magribi. Hakim menjatuhkan vonis terhadap Nurkholis berupa penjara 2 bulan dan pidana denda Rp10 juta subsider 1 bulan kurungan.

Terdakwa Nurkholis juga tidak hadir dalam sidang vonis itu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kampar Syawir Abdullah mengatakan bahwa pelanggaran ini terungkap saat hari-H pemungutan suara, 17 April 2019.

Hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi di TPS menyatakan kejadian kecurangan ini bermula dari pelaku menyerahkan formulir C6 kepada anggota KPPS setempat.

Saat hendak meminta surat suara, anggota KPPS membiarkan pelaku dan menyuruhnya mengambil surat suara sendiri di tumpukan surat suara. Namun, pelaku langsung mengambil 20 lembar surat suara pilpres dari tumpukan dan langsung masuk ke bilik pencoblosan.

Usai mencoblos, pelaku menuju ke kotak suara untuk memasukkan. Akan tetapi, tindakan pelaku ini terlihat oleh pengawas TPS sehingga diketahui bahwa pelaku mencoblos 20 surat suara pilpres untuk 02.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fakultas Teknik Gelar Workshop `International Higher Education and Research` Fakultas Teknik Gelar Workshop `International Higher Education and Research`

21 Agustus 2019, 07:45:57

Fakultas Teknik (FT) Universitas Narotama (UNNAR) menggelar Workshop `International Higher Education and Research` : Simposium Cendikia Kelas Dunia dengan menghadirkan narasumber yaitu Dr. Bambang Trigunarsyah Suhariadi, BSc, MT, Ph.D (RMIT University, Australia) dan Dr. Dani Harmanto, C.Eng, MTED, (University of Derby, UK), Rabu (21/8/2019) di Ruang Rapat Gedung D. Workshop ini dibuka oleh Dekan FT Dr. Ir. Koespiadi, MT dengan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Tak Bisa Gaji Staf, Presiden Palestina Pecat Semua Penasihat
22 Agustus 2019, 09:00:01

Tak Bisa Gaji Staf, Presiden Palestina Pecat Semua Penasihat

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, dilaporkan memecat semua penasihatnya lantaran tak sanggup menggaji pegawai. Kantor Kepresidenan Palestina tidak menjelaskan jumlah penasihat presiden yang diputus kontrak kerjanya. Kantor tersebut hanya merujuk pada .....