go green
Recent Issues

Tandingi Qualcomm, MediaTek Perkenalkan Cip 5G

Tandingi Qualcomm, MediaTek Perkenalkan Cip 5G

09 Juni 2019, 09:00:01

MediaTek mengumumkan kemunculan cip 5G untuk menghalau kompetitor pembuat cip asal AS, Qualcomm. Kemunculan cip 5G pertama MediaTek menjanjikan performa ponsel lebih bertenaga dibandingkan cip buatan Qualcomm.
Cip itu menggabungkan sejumlah modem dengan teknologi inti prosesor terbaru dari Arm Holdings milik Softbank Group Corp.

Mengutip Reuters, langkah MediaTek dalam membangun prosesor berkekuatan tinggi serta komputasi inti seperti teknologi kecerdasan buatan, perusahaan berupaya untuk menantang dominasi pasar Qualcomm.
Perusahaan cip asal Taiwan ini akan menjegal kompetitor lainnya yakni Huawei dan Samsung yang tengah mengembangkan cip 5G untuk memasok ponsel pintar mereka.
Direktur seninor MediaTek, Russ Mestechkin mengatakan kepada Reuters bahwa perusahaannya yakin cip 5G buatan mereka dapat bersaing di pasar ponsel yang dirancang untuk bekerja pada jaringan teknologi sub-6 seperti Sprint Corp dan T-Mobile Inc di Amerika Serikat.

Sementara Intel dikabarkan keluar dari bisnis modem 5G usai dicampakkan Apple. Alih-alih bekerja sama dengan Intel, Apple diketahui justru menandatangani kesepakatan denan Qualcomm pada April lalu untuk memasok iPhone.
MediaTek sendiri dikenal sebagai pemasok cip yang ada di perangkat speaker pintar seperti Echo milik Amazon dan membuat cip untuk perangkat ponsel Android harga murah. Sedangkan Qualcomm dikenal sebagai pembuat cip bertenaga tinggi ke ponsel Android yang lebih mahal seperti Google Pixel.



Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Keterbatasan Tak Halangi Perjalanan Firdaus Menyelesaikan Perkuliahan Keterbatasan Tak Halangi Perjalanan Firdaus Menyelesaikan Perkuliahan

21 September 2019, 04:29:13

Keterbatasan tidak seharusnya menjadi halangan seseorang untuk berprestasi. Hal itu dibuktikan oleh Firdaus Hassan, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR). Sejak kecil, Firdaus memiliki sebuah keterbatasan yaitu tidak dapat mendengar dengan sempurna (tuna rungu). Meski begitu, Firdaus tidak pernah bersekolah di Sekolah Luar Biasa, melainkan selalu bersekolah di sekolah reguler. Dengan keterbatasannya, Firdaus berusaha untuk bisa memahami pembelajaran dengan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

PPATK Waspadai Donasi Kemanusiaan untuk Dana Terorisme
22 September 2019, 09:00:01

PPATK Waspadai Donasi Kemanusiaan untuk Dana Terorisme Jakarta -- Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) mengendus ada indikasi donasi yang digalang lembaga kemanusiaan justru diselewengkan untuk pendanaan terorisme. Penggalangan dana juga dilakukan melalui media sosial. Koordinator Riset .....

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data
20 September 2019, 09:00:00

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data

Manajer Kampanye Kebijakan untuk FacebookIndonesia, Noudhy Valdryno mengatakan pihaknya bakal terus bekerjasama dengan kementerian terkait untuk segera menetapkan aturan soal keamanan dan privasi data. "Tentunya terus kita bekerjasama, kita menghormati .....