go green
Recent Issues

AS Sita Kapal Kargo Korut yang Diduga Langgar Sanksi

AS Sita Kapal Kargo Korut yang Diduga Langgar Sanksi

13 Mei 2019, 09:00:02

Amerika Serikat untuk pertama kalinya menyita kapal kargo Korea Utara yang diduga digunakan untuk pengiriman batu bara, sebuah langkah ilegal yang melanggar sanksi Washington dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis (9/5).

Kementerian Kehakiman AS menyatakan Kapal bernama "Wise Honest" saat ini tengah berada dalam yurisdiksi negaranya dan tengah mendekati perairan Kepulaan Samoa di Oseania.
"Kapal pelanggar sanksi ini sekarang sudah tidak berfungsi," ucap Kepala Divisi Keamanan Nasional Kementerian Kehakiman AS, John Demers.
AS juga menampik bahwa penyitaan kapal tersebut berkaitan dengan ulah Korut yang kembali menguji coba rudal kedua kalinya dalam sepekan terakhir.
"Kami sudah mengejar kapal ini selama berbulan-bulan," ujar pengacara AS untuk Distrik New York Selatan, Geoffrey Berman, seperti dikutip Reuters.
AS memang telah mengajukan surat perintah penyitaan kapal tersebut pada Juli 2018. Washington menyatakan Wise Honest pernah digunakan oleh perusahaan pengiriman Korea Songi Shipping Company.
Perusahaan itu dituduh melakukan transaksi ratusan ribu dolar dengan tiga bank AS. Ketiga bank AS itu disebut membantu memfasilitasi kebutuhan kapal tersebut tanpa disadari.
"Pembayaran dengan jumlah lebih dari US$750 ribu ditransmisikan melalui akun di lembaga keuangan AS sehubungan dengan pengiriman batu bara pada Maret 2018 di atas Wise Honest," bunyi pernyataan Kementerian Kehakiman AS.
Hingga kini, perwakilan Korut di PBB tidak segera merespons kabar penyitaan tersebut.
Sebelumnya, Wise Honest juga pernah ditahan otoritas Indonesia pada 2018 lalu. Kapal seberat 17 ribu ton itu dikabarkan sebagai kapal kargo terbesar kedua milik Korut.

Berdasarkan pemantau sanksi PBB, Wise Honest pernah mengangkut 25.500 ton batubara ketika disita oleh otoritas Indonesia. Laporan AS pada Maret 2018 memperkirakan nilai kargo batubara itu mencapai US$3 juta.
Pemantau mengatakan Indonesia melaporkan kapal itu terdaftar di bawah bendera Sierra Leone dan Korut.
Indonesia juga menemukan "dokumen kargo dan izin-izin" yang menunjukkan bahwa kapal tersebut hendak melakukan transfer dari kapal ke kapal (STS) dengan sebuah kapal kargo Rusia di perairan Kalimantan Timur. Rusia telah berulangkali membantah hal tersebut.


Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Civitas Akademika UNNAR Gelar Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74 Civitas Akademika UNNAR Gelar Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74

19 Agustus 2019, 01:44:17

Civitas akademika Universitas Narotama (UNNAR) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74 dengan menggelar Upacara Bendera pada hari Sabtu, 17 Agustus 2019 pukul 07.00-07.30 WIB di halaman depan kampus Jl. Arief Rachman Hakim 51 Surabaya. Bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Rektor UNNAR Dr. Arasi Alimudin, SE, MM. Peserta upacara terdiri dari para pejabat struktural, dosen, tenaga kependidikan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan
15 Agustus 2019, 09:00:35

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan

Otoritas BandaraHong Kong membatalkan seluruh penerbangan dari wilayah itu setelah demonstran kembali melumpuhkan bandara pada Selasa (13/8) sore. "Operasional Bandara Internasional Hong Kong sangat terganggu. Semua penerbangan keberangkatan telah dibatalkan," .....

Intip Strategi Menabung Valas bagi Generasi Milenial
19 Agustus 2019, 09:00:02

Intip Strategi Menabung Valas bagi Generasi Milenial Jakarta -- Valuta asing (valas) kerap menjadi kebutuhan masyarakat, terutama bagi generasi milenial yang gemar melancong ke luar negeri atau berencana memperoleh pendidikan berskala internasional. Untuk menjawab kebutuhan itu, sejumlah bank .....

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi
15 Agustus 2019, 09:00:35

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi

Pemerintah Provinsi DKIJakarta meluncurkan aplikasi e-uji emisi. Aplikasi aplikasi mobile berbasis Android ini menyediakan database hasiluji emisi kendaraan yang bisa dicek secara online oleh pemilik kendaraan dan petugas. Gubernur DKI .....