go green
Recent Issues

Facebook Tolak Instagram &WhatsApp Jadi Perusahaan Terpisah

Facebook Tolak Instagram &WhatsApp Jadi Perusahaan Terpisah

17 Mei 2019, 09:00:01

Facebook menanggapi kritik pendirinya Chris Hughes yang meminta Mark Zuckerberg untuk melepas Instagram dan WhatsAppdari platform media sosial tersebut.
Alih-alih sepakat dengan masukan Hughes, juru bicara Facebook Nick Clegg mengatakan jika perusahaan menolak permintaan untuk menjadikan WhatsApp dan Instagram sebagai perusahaan terpisah. Clegg mengatakan saat ini perusahaan tengah fokus menggandeng banyak pihak untuk menyiapkan aturan internet.
"Facebook menerima itu [kritik Hughes] jika kesuksesan kerap diikuti dengan akuntabilitas. Tapi kamu tidak bisa memaksa proses akuntabilitas dengan meminta perusahaan Amerika yang telah sukses untuk memisahkan perusahaan," tulis Clegg dalam pernyataan resmi seperti dilansir Reuters.
"Akuntabilitas perusahaan teknologi hanya dapat dicapai melalui pengenalan aturan baru untuk internet dengan susah payah. Itulah yang disebut oleh Mark Zuckerberg."

Sikap Facebook ini menanggapi tulisan opini Hughes pada The New York Times. Ia menuliskan jika Facebook kini telah bertransformasi menjadi perusahaan yang memonopoli dan berkuasa.
Dalam tulisannya, Hughes mengau marah dan kecewa melihat kondisi perusahaan yang didirikannya bersama Mark Zuckerberg dan Dustin Moskovitz pada 2004 kini terlilit serangkaian skandal.
"Sudah 15 tahun sejak saya ikut mendirikan Facebook di Harvard, dan saya belum bekerja di perusahaan dalam satu dekade. Tapi saya merasakan amarah dan ikut bertanggung jawab," tulis Hughes dalam opininya.

Di tengah kritikna, Hughes mengatakan jika pemerintah AS bisa membuat satu lembaga khusus yang mengatur perusahaan teknologi.
"[Zuckerberg] telah menciptakan sebuah perusahaan raksasa yang mengerahkan banyak orang dan memberi pilihan terbatas bagi pengguna. Pemerintah bisa memastikan apakah kita tidak pernah kehilangan kontrol atas sikap mereka," tulis Hughes.


Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Tangis Haru Warnai Yudisium Pertama PG PAUD Universitas Narotama Tangis Haru Warnai Yudisium Pertama PG PAUD Universitas Narotama

18 September 2019, 06:03:29

Masruroh menangis haru saat mendengarkan ucapan selamat dari Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Narotama (UNNAR), Andini Dwi Arumsari, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog saat penggelaran Yudisium, Sabtu (14/9/2019). Masruroh adalah peserta yudisium yang juga merupakan lulusan tertua dalam yudisium pertama Program Studi PG PAUD UNNAR. Semangatnya yang begitu besar untuk menyelesaikan studi, ia ungkapkan, adalah berkat Dekan dan jajaran dosen serta ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Bappebti Blokir 142 Situs Perusahaan Berjangka Ilegal
20 September 2019, 09:00:00

Bappebti Blokir 142 Situs Perusahaan Berjangka Ilegal Jakarta -- Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) kembali memblokir 39 domain situs perusahaan berjangka komoditas ilegal. Dengan pemblokiran tersebut, hingga September 2019 ini, Bappebti sudah memblokir 142 .....

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data
20 September 2019, 09:00:00

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data

Manajer Kampanye Kebijakan untuk FacebookIndonesia, Noudhy Valdryno mengatakan pihaknya bakal terus bekerjasama dengan kementerian terkait untuk segera menetapkan aturan soal keamanan dan privasi data. "Tentunya terus kita bekerjasama, kita menghormati .....