go green
Recent Issues

Siklon Tropis Lili Bergerak dari Laut Timor ke Arah Kupang

Siklon Tropis Lili Bergerak dari Laut Timor ke Arah Kupang

17 Mei 2019, 09:00:01

Jakarta -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau siklon tropis Lili bergerak ke arah barat dari perairan Laut Timor, Jumat (10/5).

Berdasarkan laporan pemantauan per pukul 08.40 WIB, 10 Mei 2019, Siklon Tropis Lili saat ini sudah bergerak dan berada di sekitar 550 km sebelah Timur Kupang.

"Siklon tropis Lili itu tumbuh di Laut Timor pada 9 Mei 2019 pukul 10.00 WIB, dengan posisi koordinat pada 8.9 °LS-128.7°BT, berada di sekitar perairan Laut Timor atau Selatan Perairan Laut Banda, dan saat ini sudah berada di sebelah Timur Kupang," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun El Tari Kupang, Ota Welly Jenni Thalo, seperti dikutip dari Antara.

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan perkembangan pergerakan siklon tropis Lili, dan dampaknya terhadap cuaca di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan wilayah berbasis kepulauan sekitarnya.

Lokasi siklon tersebut dengan tekanan di pusat siklon 999mb dengan kecepatan angin maksimum di pusat siklon 40 knot atau 75 km/jam.

Diprakirakan siklon tropis Lili akan bergerak ke barat-barat laut dengan kecepatan pergerakan siklon 3-4 knot menuju wilayah NTT.

Atas dasar itu, diprakirakan intensitas siklon akan melemah atau memasuki fase punah pada 11 Mei 2019 pukul 08.00 Wita.

Pada fase kepunahan tersebut, Jenni Thalo mengatakan diprakirakan siklon akan berubah menjadi tekanan rendah di wilayah NTT.

Walaupun begitu, terkait keberadaan siklon tropis tersebut menimbulkan ancaman cuaca ekstrem di wilayah Indonesia Timur dan Timor Leste. Hujan deras disebutkan berpeluang terjadi di wilayah Maluku bagian tenggara, NTT bagian timur, dan Timor Leste.

Selain angin dengan kecepatan di atas 25 knot atau 48 km/jam berpeluang terjadi di NTT, Maluku, dan Papua bagian selatan.

Ancaman lain adalah gelombang dengan ketinggian 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Laut Banda bagian selatan, gelombang dengan ketinggian 4-6 meter berpeluang terjadi di Perairan Kepulauan Sermata-Leti-Kepulauan Babar-Tanimbar dan Laut Timor.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Tangis Haru Warnai Yudisium Pertama PG PAUD Universitas Narotama Tangis Haru Warnai Yudisium Pertama PG PAUD Universitas Narotama

18 September 2019, 06:03:29

Masruroh menangis haru saat mendengarkan ucapan selamat dari Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Narotama (UNNAR), Andini Dwi Arumsari, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog saat penggelaran Yudisium, Sabtu (14/9/2019). Masruroh adalah peserta yudisium yang juga merupakan lulusan tertua dalam yudisium pertama Program Studi PG PAUD UNNAR. Semangatnya yang begitu besar untuk menyelesaikan studi, ia ungkapkan, adalah berkat Dekan dan jajaran dosen serta ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Keluarga Korban 737 MAX Minta Dokumen Boeing-FAA Dibuka
20 September 2019, 09:00:00

Keluarga Korban 737 MAX Minta Dokumen Boeing-FAA Dibuka

Keluarga korban tragedi pesawat Ethiopian Airlines Penerbangan 302 menuntut Boeing dan Badan Penerbangan Sipil Amerika Serikat (FAA) membuka sebuah dokumen khusus. Mereka mempertanyakan alasan Boeing dan FAA tetap menyatakan pesawat 737 MAX .....

Bappebti Blokir 142 Situs Perusahaan Berjangka Ilegal
20 September 2019, 09:00:00

Bappebti Blokir 142 Situs Perusahaan Berjangka Ilegal Jakarta -- Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) kembali memblokir 39 domain situs perusahaan berjangka komoditas ilegal. Dengan pemblokiran tersebut, hingga September 2019 ini, Bappebti sudah memblokir 142 .....

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data
20 September 2019, 09:00:00

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data

Manajer Kampanye Kebijakan untuk Facebook Indonesia, Noudhy Valdryno mengatakan pihaknya bakal terus bekerjasama dengan kementerian terkait untuk segera menetapkan aturan soal keamanan dan privasi data. "Tentunya terus kita bekerjasama, kita menghormati .....