go green
Recent Issues

Bupati Garut Heran Warganya Bawa Jenazah Pakai Taksi Online

Bupati Garut Heran Warganya Bawa Jenazah Pakai Taksi Online

15 Mei 2019, 09:00:00

Jakarta -- Bupati Garut, Rudy Gunawan menyatakan heran ada warganya yang harus membawa pulang jenazah dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Slamet menggunakan jasa taksi online. Padahal Rudy mengklaim Pemkab Garut telah menyediakan pelayanan kesehatan dengan maksimal, salah satunya mobil ambulans gratis.

Karenanya Rudy mengaku tidak tahu apa motif warga tersebut memilih mengantar jenazah ke rumah duka dengan taksi online alih-alih ambulans.

"Enggak tahu apa motifnya masyarakat bisa nyewa Grab ketimbang ambulans padahal biaya ambulans gratis," kata Rudy di Garut, Rabu (8/5) dikutip Antara.

Ia menambahkan, Pemkab Garut sudah menyediakan ambulans untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sakit maupun yang meninggal dunia secara gratis.

Pemkab Garut, kata dia selalu berupaya memberikan pelayanan yang maksimal, termasuk menyiapkan mobil ambulans. Bahkan di Pendopo Garut ada dua unit mobil ambulans yang dapat dipakai masyarakat secara gratis.

"Di Pendopo itu kan ada dua ambulans, satu untuk yang sakit, satu untuk antar jenazah," ujarnya.

Rudy menyayangkan masih adanya pelayanan kesehatan termasuk jasa mobil ambulans yang belum bisa dimanfaatkan masyarakat secara maksimal. Padahal pihaknya sudah menginstruksikan untuk memberikan pelayanan yang baik buat masyarakat.

"Kami minta pelayanan terhadap orang sakit harus ditingkatkan," katanya.

Sebelumnya, seorang driver taksi online, Yuny (36) dikabarkan membawa jenazah dari RSUD Garut ke Banjarwangi atau daerah selatan Garut dengan jarak tempuh sekitar 3 sampai 4 jam dengan biaya jasa sesuai aplikasi sebesar Rp230 ribu.

Alasan keluarga membawa pulang jenazah mengaku tidak bisa membayar jasa mobil ambulans yang lebih mahal dibandingkan menggunakan taksi online.

Terkait persoalan itu, Plt Wakil Direktur Umum RSUD Dokter Slamet Garut Eka Ariyanti membenarkan jenazah seorang ibu berusia 69 tahun dibawa ke rumah duka menggunakan taksi online, Rabu (1/5) dini hari.

Slamet menjelaskan, pihak keluarga almarhumah sempat menanyakan masalah jasa mobil ambulans kepada petugas jaga. Namun saat itu sopir dan mobil ambulans sedang mengantar jenazah ke Bandung dan Cibiuk.

Eka menyebutkan, tarif ambulans ke wilayah Banjarwangi sekitar Rp400 ribu. Akan tetapi selanjutnya pihak keluarga tidak menanyakan kembali soal tarif tersebut hingga akhirnya dibawa menggunakan mobil yang diketahui taksi online.

"Padahal RSUD Dokter Slamet Garut selaku kepanjangan tangan pemerintah daerah memiliki kebijakan dalam hal pengurangan atau pembebasan biaya yang secara teknis dapat dilaksanakan oleh manajemen," kata Slamet.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
SMK Pawiyatan Surabaya Lakukan Kunjungan Industri ke Universitas Narotama SMK Pawiyatan Surabaya Lakukan Kunjungan Industri ke Universitas Narotama

23 Agustus 2019, 06:36:35

Sebanyak 96 siswa dan 6 guru pendamping Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) “Pawiyatan” Surabaya melakukan Kunjungan Industri ke kampus Universitas Narotama (UNNAR) pada Kamis, 22 Agustus 2019. Kedatangan rombongan SMK Pawiyatan disambut langsung oleh Kaprodi Sistem Komputer (FIK) Slamet Winardi, ST, MM dan Direktur Marketing, Qausya Faviandhani, SE, MM di Plaza Gedung E UNNAR. Kegiatan tersebut dimanfaatkan oleh para siswa untuk ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Iran Luncurkan Bavar-373, Sistem Rudal Buatan Sendiri
26 Agustus 2019, 09:00:18

Iran Luncurkan Bavar-373, Sistem Rudal Buatan Sendiri

Iran meluncurkan sistem pertahanan rudal buatan sendiri, Kamis (22/8). Sistem bernama Bavar-373 itu diluncurkan saat meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Iran menganggap Bavar-373 menjadi pesaing sistem rudal S-300 milik .....